Abu Vulkanik Berpotensi Merusak Bodi dan Kaca Mobil, Pakai Cara Ini untuk Membersihkannya!

News Yosi Setyo
Minggu, 06 September 2026 14:15:20
Yosi Setyo/OtoHub.co

Ilustrasi : Erupsi Gunung Merapi Yogyakarta tahun 2010

OtoHub.co - Pada Minggu pagi ini (6/9), erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyemburkan abu vulkanik yang menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

Selain berdampak di sekitar Anyer, Pandeglang, dan Lampung, abu vulkanik juga sudah berdampak hingga ke sejumlah provinsi di Indonesia.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut abu vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda terpantau menyebar di atmosfer ke lima provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Jakarta, Lampung, dan Bengkulu pada Minggu (6/9).

"Berdasarkan gabungan informasi erupsi dan aktivitas vulkanik dari PVMBG melalui MAGMA Indonesia, informasi VAAC Darwin, serta analisis citra satelit Himawari-9 oleh BMKG, abu vulkanis Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar di atmosfer ke arah Banten, sebagian Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta Lampung dan Bengkulu," jelas Kepala Badan Geologi Lana Saria di Bandung, seperti dikutip Antara.

Nah, sebagai langkah untuk melindungi diri dari abu vulkanik erupsi Anak Krakatau, jangan panik! Sambil menunggu informasi yang akurat mengenai kesehatan dari Kemenkes, BNPB, dan BMKG, ada 3 hal yang perlu kita lakukan sekarang.

Pertama, lindungi pernapasan kita. Usahakan diam di rumah dulu. Pastikan pintu dan jendela tertutup.

Kalau memang terpaksa harus keluar, wajib pakai masker. Paling baik pakai masker KN95. Kalau nggak ada? Pakai masker apa pun, yang penting usahakan rapat menutup hidung dan mulut. Kedua, lindungi mata.

Baca Juga:

Congrats, Ini Pemenang Kejurnas Drag Race Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Putaran 1 Yogyakarta

Abu ini kelihatannya halus, tapi sebenarnya kasar dan bisa bikin mata perih hingga lecet. Jadi, pakai kacamata kalau punya, dan yang biasa pakai lensa kontak, tolong dilepas dulu.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Ilustrasi : Mobil yang terdampak erupsi Gunung Merapi tahun 2010

Ketiga, hati-hati saat membersihkan abu vulkanik di teras atau halaman. Ini yang sering keliru: jangan disapu kering! Kalau disapu kering, abunya malah beterbangan dan kehirup lagi.

Bagaimana dengan kendaraan yang terselimuti abu vulkanik? Apa yang harus dilakukan agar mobil atau motor tidak baret atau lecet saat dibersihkan?

Jangan langsung dilap! Kesalahan ini bisa membuat bodi mobil mengalami baret halus.

Abu vulkanik mengandung silika dan pecahan kaca tajam yang bersifat abrasif. Sangat berbeda dengan debu biasa. Sehingga dapat menggores permukaan cat di bodi saat terseret oleh kain lap.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Mobil dicuci dahulu bersihkan dari debu

Nah, untuk membersihkan abu vulkanik tersebut, ada langkah atau cara aman dan benar. Simak langkah berikut :

1. Bersihkan mobil atau motor pakai air terlebih dulu. Pastikan seluruh abu vulkanik basah sebelum permukaan bodi mobil disentuh.

2. Bilas berulang kali, ulangi penyiraman sampai abu benar-benar luruh dari bodi mobil. Pastikan kaca, lampu dan bagian logam bersih dari abu.

3. Lalu lap perlahan, gunakan kain microfiber yang bersih dan lembut untuk mengeringkan permukaan bodi.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Jika salah penanganan cat bodi dan kaca bisa baret

4. Saat berkendara dengan motor, gunakan jas hujan atau mantel single agar pakaian tidak kotor.

5. Berhati-hati di jalan. Jalanan yang terkena abu vulkanik menjadi licin.

6. Jaga jarak aman dan kecepatan maksimal 40 Km/Jam.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Jika terpaksa berkendara gunakan masker

7. Nyalakan lampu kendaraan untuk meningkatkan visibilitas.

Sekali lagi, jangan panik. Tetap jaga kesehatan dan keselamatan keluarga!

Yosi Setyo/OtoHub.co

Hati-hati saat berkendara gunakan lampu, aspal jadi licin saat terkena abu vulkanik

Bagikan

Baca Artikel Asli