OtoHub.co - Kini olahraga tidak hanya menjadi cara bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Olahraga juga dimaknai sebagai gaya hidup dalam bersosialisasi, menjalin hubungan profesional, hingga menjadi salah satu cara yang dipilih dalam menjaga kesehatan mental.
Kehadiran berbagai tren aktivitas olahraga baru, seperti padel, hyrox, hingga pilates, semakin mendorong gaya hidup sehat di berbagai kalangan masyarakat.
Jika menelisik lebih dalam, pertumbuhan tren olahraga juga turut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Peluang tersebut dapat dilihat melalui kemunculan berbagai fasilitas olahraga yang berdampak bagi ekonomi di sekitarnya, mulai dari pelatih, penyedia perlengkapan, kafe dan restoran, layanan fisioterapi, dan masih banyak lagi.
Nah, peluang inilah yang dibaca oleh Pakubuwono Social Club (PSC) yang turut meluncurkan sebuah sarana olahraga yang mengusung premium sports, wellness, and social club di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu (31/10).
Baca Juga:
Padel menjadi contoh paling nyata dari fenomena tersebut. Olahraga raket yang awalnya dibawa para ekspatriat di Jakarta dan Bali ini kini menjadi kegemaran baru bagi sebagian besar masyarakat, khususnya di perkotaan seperti Jakarta.
Padel bahkan telah menjadi semacam "social currency", sarana memperluas jejaring personal hingga profesional.
Kebutuhan akan ruang sosial semacam itulah yang menjadi titik bagi PSC.

Kika: Avisha (Owner Second Floor coffee), Aris Munandar (salah satu pemegang saham Pakubuwono Social Club), Zaenal Lachmadi (Manager Pakubuwono Social Club), Raisa (Manager Hustle Performance Center-Hyrox) Adrian (member loyal Pakubuwono Social Club)
"Kami melihat bahwa masyarakat Jakarta hari ini tidak hanya mencari lapangan, tetapi mencari tempat untuk merasa menjadi bagian dari sesuatu. Karena itu PSC kami bangun sebagai community destination, menjadi ruang bagi masyarakat untuk bisa berolahraga, melakukan recovery, dan bersosialisasi. Selain itu, lewat kehadiran PSC, kami berharap memberikan dampak positif baru secara ekonomi bagi seluruh pihak yang terlibat," ujar Zaenal Lachmadi, Manager of Pakubuwono Social Club.
Uniknya, jika mengukur dampak ekonomi yang dihasilkan melalui kehadiran padel, menurut Playtomics Global Padel Report 2025 menyebutkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan padel tercepat di Asia Pasifik dengan produktivitas lapangan tertinggi di dunia.
Rata-rata lapangan padel di Indonesia dapat membukukan Gross Merchandise Value (GMV) sekitar Rp110 juta per bulan, tumbuh 173% pada periode 2023-2024.
Sementara itu, data Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta mencatat jumlah lapangan padel di Ibu Kota mencapai 446 lapangan per Maret 2026, naik dari 397 lapangan hanya tiga minggu sebelumnya.
Laporan Core & Court bahkan menempatkan Jakarta sebagai provinsi dengan lapangan padel terbanyak di Indonesia, menyumbang sekitar sepertiga dari 947 lapangan nasional pada akhir 2025.
Jika berbicara dampak positif, potensi tersebut belum menghitung dampak ekonomi lainnya yang timbul melalui berbagai aktivitas di dalamnya, sehingga kemunculan sarana olahraga seperti PSC diharapkan membawa manfaat besar secara ekonomi dan sosial.
PSC menghadirkan enam lapangan padel berstandar internasional, masing-masing dengan karakter dan warna berbeda.
Satu Black Pro Court disiapkan bagi pemain yang mengejar performa dan pertandingan kompetitif, sementara tiga Terracotta Courts menghadirkan nuansa hangat untuk permainan rutin bersama teman maupun rekan bisnis.
Dua lapangan lainnya tampil dengan warna merah muda dan membawa makna yang lebih dalam: Pink Courts ini didedikasikan bagi para Cancer Warriors, menjadikan misi sosial sebagai bagian dari identitas PSC sejak hari pertama.

Tim OtoHub ikut meramaikan aktivitas olahraga padel, hyrox, hingga pilates
"Bagi kami, olahraga juga soal kepedulian. Dua pink courts ini adalah pengingat bahwa setiap pukulan di lapangan bisa membawa semangat dan dukungan bagi para penyintas dan pejuang kanker," tutur Zaenal.
Dari Padel Effect ke Ekosistem Gaya Hidup
Dampak padel tidak berhenti di lapangan. Pertumbuhannya memicu apa yang kerap disebut sebagai padel effect, yaitu efek ekonomi berantai yang mendorong lahirnya brand apparel lokal, penyedia perlengkapan, layanan fisioterapi dan sport recovery, akademi pelatihan, turnamen amatir hingga profesional, creator economy, serta bisnis F&B di sekitar fasilitas olahraga.
PSC merangkum rantai tersebut dalam satu lokasi menjadi sebuah Wellness Ecosystem.
Di luar lapangan padel, melalui kolaborasi dengan berbagai brand olahraga yang menghadirkan fasilitas lainnya, beberapa di antaranya adalah Hustle Performance Center untuk olahraga yang saat ini juga tengah diminati masyarakat, yaitu hyrox, dan bersama dengan Hunters Pilates juga terdapat fasilitas pilates.
Fasilitas Lengkap
Selain fasilitas untuk kesehatan dan kebugaran, PSC juga turut menghadirkan kolaborasi untuk layanan lainnya, seperti dengan Second Floor Coffee dan After Patty dalam menghadirkan sajian makan, dan minuman untuk pengunjungnya, fasilitas permainan Mahjong berkolaborasi dengan Meld, hingga fasilitas Daycare yang berkolaborasi dengan Petit Manor.
Rangkaian ini memungkinkan pengguna menjalani satu perjalanan utuh: berlatih, bermain, memulihkan tubuh, lalu bersantai dan bersosialisasi.
Komunitas pun dirancang melampaui padel, melalui turnamen, sesi main bareng (mabar), charity event, kegiatan wellness, hingga social gathering, dalam lingkungan premium yang dikurasi bagi komunitas urban dengan gaya hidup aktif.
Berbeda dari banyak venue yang bertumpu pada sewa lapangan, PSC dikembangkan sebagai ekosistem gaya hidup berbasis membership. Member mendapatkan akses dan benefit eksklusif, pilihan olahraga dan wellness yang beragam, serta alasan untuk datang meski tidak sedang bermain.
Model ini membuat dampak PSC menjangkau lebih luas: membuka lapangan kerja bagi pelatih padel dan kebugaran, fisioterapis, staf F&B, hingga tim operasional dan pengelola acara, sekaligus menggandeng pemasok lokal, komunitas, dan mitra brand.
"Ketika sebuah klub tumbuh, yang ikut bergerak bukan hanya membernya, tetapi juga pelatih, penyedia makanan, mitra brand, hingga usaha-usaha kecil di sekitarnya. Kami ingin PSC menjadi bagian dari ekosistem ekonomi olahraga Jakarta yang sehat dan berkelanjutan," tukas Zaenal.
