OtoHub.co - Saat akan berkendara tentu selain kondisi mobil yang sehat, posisi duduk pengemudi juga sangat penting untuk menambah kenyamanan dan keamanan selama mengemudi.
Sebab posisi duduk yang ideal saat mengemudi itu sangat menentukan tingkat kelelahan tubuh.Ya, hanya dengan mengatur kursi pengemudi anggota tubuh menjadi tak terbebani dalam jangka panjang yang menyebabkan keletihan.
Selain itu, Anda juga dapat mengoperasikan pedal, setir, sakelar, dan fungsi mobil lainnya tanpa mengorbankan pandangan mengemudi. Intinya supaya aman berkendara.
Baca Juga:
Perjalanan Jauh Tak Masalah, Begini Cara Mitsubishi Destinator Manjakan Penumpang Baris Ketiga
Lantas, bagaimana cara mendapatkan posisi duduk pengemudi yang ideal saat mengemudi?
Beberapa pengaturan ini sebaiknya diterapkan saat Anda akan mengemudi atau ketika mobil masih dalam posisi P (Parkir) alias berhenti.

Sandaran punggung membentuk sudut sekitar 100 derajat
Nah berikut ini tips cara mengatur posisi bangku dan fitur pendukung saat mengemudi :
1. Geser jarak posisi kursi pengemudi sesuai postur kaki, dengan menarik tuas besi yang ada di bawah dudukan kursi.
Tarik ke atas, dan geser kursi untuk mendapatkan posisi kaki ideal (tidak terlalu menekuk dan tidak terlalu lurus) terhadap pedal mengemudi.
2. Posisikan sandaran punggung dengan menarik tuas di sebelah luar kursi pengemudi.
Sandaran punggung membentuk sudut sekitar 100 derajat, atau tidak terlalu tegak dan sandar. Sehingga visual ke depan tetap jelas, dan feeling pergerakan mobil terasa di punggung.
3. Atur ketinggian kursi pengemudi dengan memutar knop di sebelah luar kursi, dengan patokan pinggul dan lutut sejajar.
Hal ini akan membuat respons kaki lebih cepat saat keadaan darurat. Jangan pernah mengemudi dengan posisi pinggul di bawah lutut, karena berpotensi menyumbat peredaran darah ke kaki yang menyebabkan kram.
4. Sandaran kepala disetel sedekat mungkin dengan tinggi telinga. Hal tersebut untuk mengurangi level cedera yang mungkin terjadi saat kecelakaan.
Cara mengatur levelnya, terdapat tombol kecil di bawah sandaran kepala, tekan untuk menaikkan dan menurunkan ketinggiannya.

Atur setir yang sudah dilengkapi tilt steering dengan telescopic
5. Untuk perlindungan saat terjadi kecelakaan, maka sangat penting sabuk pengaman digunakan dengan benar saat mengemudi.
Sabuk pengaman pada kursi depan memiliki sistem pre-tensioner atau hanya mengencang ketika terjadi gerakan yang mendadak atau tabrakan. Artinya tak akan membatasi gerak normal pengemudi selama di kabin.
6. Agar posisi tangan saat memegang setir lebih nyaman, pada semua mobil penumpang seperti Mitsubishi telah dilengkapi fitur tilt steering dengan telescopic.
Artinya, ketinggian setir dan jarak setir terhadap tubuh pengemudi bisa disesuaikan (tidak terlalu lurus dan tidak terlalu menekuk). Caranya cukup dengan menekan tuas yang berada di balik kolom setir saja.
Jika pengaturan-pengaturan di atas sudah dilakukan, maka proses mengemudi menjadi lebih nyaman dan aman.
Oh ya, sebaiknya pastikan juga posisi tangan kiri sesuai arah pukul 9 dan tangan kanan pada posisi arah pukul 3 saat memegang setir.
Nah selamat berkendara.
