OtoHub.co - Hyundai Motor Company melakukan penyerahan 11 unit bus listrik untuk mendukung implementasi transportasi publik berbasis listrik pertama di Bali melalui kolaborasi dengan karoseri lokal Laksana (23/10).
Hal itu sebagai bagian dari upaya memperluas solusi mobilitas berbasis listrik di Indonesia.
Hyundai Motor turut berpartisipasi dalam acara Peluncuran Bus Listrik dan Charging Station Hibah Proyek Bali E-Mobility dan menyerahkan 11 unit bus County EV berukuran 8 meter hasil kolaborasi dengan Laksana.
Hyundai Motor menyediakan platform bus listrik, sementara karoseri kendaraan dikembangkan dan diproduksi oleh Laksana.
Program yang diinisiasi oleh Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan (MCEE) bersama Global Green Growth Institute (GGGI) tersebut menjadi inisiatif pertama penerapan transportasi publik berbasis listrik di Bali, salah satu destinasi wisata ternama di dunia.
Baca Juga:
Hyundai Motor Dukung Pendidikan Indonesia Melalui Program 'Hyundai Universal Solution'
"Kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung transisi sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Bali melalui penyediaan bus listrik," ujar, Chul Youn Park, Senior Vice President and Head of Global Commercial Vehicle and Light Commercial Vehicle Business Division at Hyundai Motor Company.

Hyundai Motor berkolaborasi dengan Laksana menyediakan 11 unit bus County EV
Ia menambahkan, dengan pengalaman global dan kehadiran yang terus berkembang di Indonesia, Hyundai berkomitmen memperluas bisnis kendaraan niaga berbasis listrik di berbagai kota dan wilayah di Indonesia.
"Ke depannya, kami akan terus mengembangkan peluang bisnis baru di kawasan Asia-Pasifik dengan mengandalkan kualitas produk dan dukungan operasional yang telah teruji," imbuh Chul Youn Park.
Inisiatif ini bertujuan mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca serta penanganan perubahan iklim, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Selain itu, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam pengembangan transportasi di kawasan Asia-Pasifik.
Program ini melanjutkan Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Korea Selatan dan Indonesia yang terjalin tahun lalu untuk mendorong transformasi sistem transportasi Bali menuju mobilitas berbasis listrik.
GGGI pada semester kedua tahun 2025 memulai proses pengadaan bus listrik dan menunjuk Hyundai Motor sebagai penyedia kendaraan.

Hyundai Motor menargetkan perluasan bisnis kendaraan listrik di Indonesia dan di Kawasan Asia-Pasifik
Pemilihan tersebut didasarkan pada kualitas kendaraan listrik Hyundai, kapabilitas layanan purnajual yang andal, serta pengalaman perusahaan dalam berbagai proyek transportasi berbasis ODA.
Memperluas Upaya dan Pencapaian Hyundai Motor di Indonesia
Sebelum penyerahan 11-unit bus County EV di Bali, Hyundai Motor telah lebih dahulu menyediakan armada serupa untuk layanan transportasi publik di Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia pada November 2024.
Melalui penyerahan di Bali ini, Hyundai Motor menunjukkan kapasitas globalnya dalam menghadirkan teknologi elektrifikasi dan solusi kendaraan niaga.
Bus County EV yang disediakan untuk proyek kali ini merupakan bus listrik berukuran sedang dengan kapasitas 20 penumpang.
Bus dilengkapi baterai berkapasitas 128 kWh dan mampu menempuh jarak lebih dari 200 km dalam sekali pengisian daya penuh.
Selain menyediakan armada bus listrik, Hyundai Motor juga akan mendukung tahap awal implementasi melalui program pemantauan kualitas bus listrik di lapangan (EV Bus Field Quality Assurance Program), termasuk pembentukan pusat pemantauan kualitas kendaraan di lokasi.
Program ini akan memantau kualitas kendaraan dan performa operasional sejak armada mulai beroperasi guna memastikan kelancaran operasional.
Ke depannya, Hyundai Motor terus berupaya untuk memperkuat kehadirannya melalui perluasan bisnis kendaraan listrik di Indonesia, termasuk Jakarta, Semarang, Surabaya dan Medan.
