H-3 Libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Tercatat 1,2 Juta Kendaraan Meninggalkan Ibu Kota Jakarta

News Yosi Setyo
Jumat, 20 Maret 2026 09:00:00
Istimewa

H-3 Libur Idul Fitri 1447H, Tercatat 1,2 Juta Kendaraan Meninggalkan Jakarta

OtoHub.co - Volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-4 libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 sudah mencapai 1.213.388 unit kendaraan. 

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). 

Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 20,9% jika dibandingkan dengan lalin normal (1.003.695 kendaraan).

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan, "1,2 juta kendaraan yang telah meninggalkan wilayah Jabotabek tersebut merupakan 34,4% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan lalin keluar Jakarta selama periode 1131 Maret 2026," ujarnya.

Baca Juga:

Kebijakan One Way Efektif Urai Kemacetan, Pemudik Puji Skema Satu Arah di Tol Trans Jawa

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 612.956 kendaraan (50,5%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 353.032 kendaraan (29,1%) menuju arah Barat (Merak), dan 247.400 kendaraan (20,4%) menuju arah Selatan (Puncak).

Tercatat, dari arah timur (TRANS JAWA & BANDUNG)

Kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 387.451 kendaraan, meningkat sebesar 95,6% dari lalin normal.

Ditempat lainnya mobil yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 225.505 kendaraan, meningkat sebesar 2,3% dari lalin normal.

Terakhir pemudik yang pulkam meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 612.956 kendaraan, meningkat sebesar 46,5% dari lalin normal.

Lanjut ke arah barat, (MERAK)

Mobil yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 353.032 kendaraan, meningkat 4,7% dari lalin normal.

Arah selatan, (PUNCAK)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 247.400 kendaraan, lebih rendah 0,3% dari lalin normal.

Rivan menjelaskan bahwa pada H-4 libur Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 (Selasa, 17 Maret 2026) volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat mencapai 221.978 kendaraan atau meningkat 68,1% dibandingkan lalin normal sebanyak 132.066 kendaraan. 

Seiring tren kenaikan tersebut, Kepolisian Republik Indonesia mulai menerapkan rekayasa lalu lintas sejak tanggal yang sama.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan selama masa arus mudik dan balik Angkutan Lebaran 2026/1447 H, Kepolisian menyiapkan pemberlakuan sistem satu arah (one way) untuk arus mudik mulai KM 70 ruas Tol JakartaCikampek hingga KM 421 ruas Tol SemarangSolo. 

Catat nih gaes, kebijakan ini direncanakan berlaku sejak 17 Maret 2026 pukul 12.00 waktu setempat hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 dengan baik. S

ebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Bagikan

Baca Artikel Asli