OtoHub.co - Dalam era digital dan kompetisi bisnis yang ketat, mengelola armada perusahaan (fleet management) bukan sekadar memastikan kendaraan berpindah dari titik A ke titik B.
Lebih dari itu, efisiensi operasional, keselamatan pengemudi, pemeliharaan tepat waktu, dan penekanan biaya operasional menjadi kunci utama kelangsungan serta keunggulan bisnis.
Di sinilah Geotab, pemimpin global dalam teknologi telematika terhubung, hadir sebagai solusi cerdas untuk mentransformasi armada bisnis Anda.
Sekadar informasi, Geotab adalah perusahaan pemimpin pasar global dalam bidang solusi manajemen aset dan kendaraan yang saling terhubung, dengan kantor pusat di Oakville, Ontario, dan Atlanta, Georgia.
Baca Juga:
PT Sumber Mas Autorindo Gelar Seminar Inovasi Telematika, Sambut Era Smart Mobility
Misi Geotab adalah menjadikan dunia lebih aman, lebih efisien, dan berkelanjutan.
Geotab memanfaatkan analitik data dan AI yang canggih untuk mentransformasi performa dan operasional armada, sehingga dapat mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi.

Kendaraan berpindah dari titik A ke titik B terpantau secara real time

Kamera telematika Geotab, Go Focus Plus, akan menunjukan aktivitas driver apapun di dalam mobil termasuk ngantuk dan maen HP
"Didukung oleh para ilmuwan dan ahli data terbaik, kami melayani sekitar 100.000 pelanggan secara global dan memproses 100 miliar titik data setiap hari, yang dihasilkan oleh lebih dari 5 juta langganan kendaraan," ujar Adam Ahmad, Regional Account Manager Asia Tenggara Geotab.
Dalam rangka mengoptimalkan operasional bisnis, terutama pada sektor armada fleet yang menggunakan teknologi telematika Geotab, PT Sumber Mas Autorindo (SMA), partner resmi pengembangan dan penjualan Geotab bersama Geotab Asia Tenggara, mengadakan seminar bertajuk SMA Fleet Tech Update 2026.

Adam Ahmad, Regional Account Manager Asia Tenggara Geotab
Seminar yang berlangsung di auditorium PT SMA, di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang Timur, Bekasi, Jawa Barat (21/10), dihadiri oleh lebih dari 50 peserta dari APM (Agen Pemegang Merek) otomotif serta pelaku bisnis kendaraan fleet.
Marisca Indriany, Direktur PT SMA, mengatakan, "Seminar ini untuk mengedukasi para perusahaan fleet yang mempunyai armada banyak, bagaimana mengawasi armadanya dengan mudah dan cermat."
Marisca mengharapkan, "Semoga seminar ini memberikan wawasan tentang pentingnya penggunaan telematika untuk perusahaan armada dan keselamatan pengendara."
Benang merah dari seminar tersebut adalah bahwa kelengkapan fitur telematik Geotab dapat menghemat keuangan perusahaan sampai menyelamatkan penggunaan kendaraan armada.

Perangkat alat Geotab
Pada seminar ini, Adam Ahmad menjelaskan bahwa telematika Geotab bukan hanya menghasilkan efisiensi angka-angka bagi perusahaan. Tapi lebih dari itu, menyelamatkan pengemudi yang punya keluarga dan menjaga reputasi perusahaan.
"Pilihan fitur telematika Geotab akan memberikan data secara pasti dan realtime tentang kondisi armada, kondisi lingkungan jalan raya, dan perilaku pengemudi saat bertugas," jelas Adam.
Ia melanjutkan, di saat yang sama, notifikasi langsung bisa diterima oleh pengendara saat mengemudi armada. Data telematika Geotab juga akan sangat membantu kepolisian untuk mendapatkan data yang akurat tentang penyebab utama kecelakaan.
"Fitur Geotab akan mudah melacak per detik efek jalan yang dilewati armada seperti apa, dan juga keadaan sisi kanan-kiri dan depan-belakang yang dilewati kendaraan," terang Adam.

Wayman Anwar, Telematics & IoT Division PT SMA
"Kami ambil sample kalau perusahaan punya 100 armada bermesin diesel. Biaya BBM dari saat idle time 2 jam/hari untuk 100 armada tanpa menggunakan telematika, perusahaan harus menanggung biaya Rp 1,06 miliar setahun," ujar Wayman Anwar, Telematics & IoT Division PT SMA.
Ia menambahkan, setelah menggunakan telematika, idle time harus dipatok hanya 1,2 jam/hari untuk 100 armada. Dalam setahun bisa menghemat Rp 1,28 miliar.
Ditambahkannya, "Proses untuk efisiensi ini akan diset setiap armada yang melakukan idle time lebih dari 1,2 jam sehari mendapat notifikasi langsung menit itu juga ke pengendara."
"Di sini akan diberikan arah yang jelas apa yang mesti dilakukan pengendara supaya tercapai maksimal idle time 1,2 jam. Lebih dari itu, perilaku pengemudi akan sangat menentukan keselamatan di jalan," tegasnya lagi.
Bicara soal jenis dan harga, ada dua perangkat telematika yang dikeluarkan Geotab. Yakni, Geotab Go dan Geotab Gofocus.
Geotab Go modul dengan software yang bisa memantau secara realtime saat dipakai di jalan raya, kebiasaan pengendara terhadap kendaraan yang dipakai, dan data efisiensi bahan bakar.
Geotab Focus, rangkaian kamera yang bisa memantau perilaku driver yang dianggap berisiko untuk keselamatan dan kondisi lingkungan kendaraan saat di jalan.
Kepemilikan Geotab Go dan Geotab GoFocus di Indonesia hanya menawarkan sistem sewa. Biaya sewa Geotab Go per bulan maksimal Rp 250.000, sedangkan sewa kamera Geotab Gofocus Rp 500.000 per bulan.
