Pakai Mesin 2.4L Turbo Diesel VGT, Ini Rekomendasi BBM untuk GWM Tank 500 Diesel

Review Andhika Arthawijaya
Rabu, 11 Februari 2026 12:38:58
Andhika A

GMW Tank 500 Diesel

OtoHub.co - GWM Tank 500 Diesel, SUV 7-seater yang baru saja diluncurkan oleh Inchcape GWM Indonesia di hari pertama perhelatan IIMS 2026, pakai mesin yang sama dengan Tank 300 Diesel.

Yaitu 2.4L Turbo Diesel berkode GW4D24, dengan tenaga maksimum 184 PS (181,4 dk) dan torsi puncak 480 Nm di 1.500-2.500 rpm.

Mesin ini dikombinasi transmisi otomatis 9-percepatan, yang keduanya murni hasil pengembangan GWM sendiri.

Dapur pacu tersebut sudah mengusung teknologi common-rail, dengan tekanan injeksi mencapai 2.000 bar.

Performanya diklaim responsif, juga efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Mesin ini sudah mengusung standar Euro 5, lantaran unitnya diimpor dari Thailand yang sudah menerapkan standar Euro 5.

Jadi, sudah pasti memenuhi standar di Indonesia yang saat ini masih Euro 4.

Andhika A

Mesin 2.4 liter Turbo Diesel GMW Tank 500 Diesel

Hemm.. lantas dengan spesifikasi tersebut, bahan bakar diesel apa yang cocok dikonsumsi olehnya?

Menjawab hal ini, Angga S Putra selaku Product Expert Inchcape GWM Indonesia mengatakan bahwa BBM diesel yang direkomendasikan untuk Tank 500 Diesel maupun Tank 300 Diesel adalah yang mengandung kadar sulfur 50 ppm ke bawah.

"Mau nilai cetane number-nya berapa, terserah. Yang penting kadar sulfurnya di bawah 50 ppm," jelasnya.

BBM diesel dengan kandungan sulfur rendah tersebut di Tanah Air memang ada beberapa pilihan.

Antara lain seperti Pertamina Dex (kadar sulfur 50 ppm, Shell V-Power Diesel (10 ppm), BP Ultimate Diesel (10 ppm), dan Vivo Primus Plus (10 ppm).

Nah, yang jadi pertanyaan adalah kalau pemilik Tank 300 Diesel maupun Tank 500 Diesel nekat menggunakan BBM diesel dengan kadar sulfur yang tidak sesuai, apakah akan menggugurkan garansi?

Istimewa

(Ilustrasi) Pertamina Dex dengan dispenser nozzle warna hijau

"Diesel itu sangat sensitif. Dari kami ingin menegaskan bahwa requirement warranty harus tetap terpenuhi. Mengacu pada buku panduan pemilik," tukas Angga.

Dengan kata lain, lanjut Angga, bila terjadi masalah pada engine dan hasil investigasinya mengarah pada kesalahan penggunaan BBM, tentunya ini melanggar ketentuan yang berlaku, sehingga bisa menggugurkan garansi.

Untuk itu pihaknya mengharapkan agar konsumen mematuhi ketentuan-ketentuan yang sudah tertera dalam buku panduan pemilik.

"Bahkan di balik tutup tangki sudah kita sematkan keterangannya. Maksimum yang diizinkan adalah 50 ppm untuk kadar sulfurnya," jelasnya lagi.

Ia lantas menghimbau agar konsumen jangan sampai salah pilih bahan bakar.

"Sayang kan, mobilnya sudah bagus. Jangan sampai jadi tidak enak gara-gara menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai," pungkasnya.

Tuh, jangan sampai salah pakai BBM ya gais!

Bagikan

Baca Artikel Asli