OtoHub.co - Berbekal kemenangan berharga di Jepang, Marc Marquez menjadi modal kuat untuk menghadapi kerasnya Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Minggu mendatang (10-11/10).
Setelah memenangkan sprint race dan main race di Sirkuit Motegi, Jepang, Marc Marquez datang ke Indonesia dengan kepercayaan diri tinggi.
Apalagi pada balapan tersebut, Marc Marquez sekaligus mengalahkan duo pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Marc Marquez menangi GP Jepang 2026
Percaya diri boleh, namun sejarah berkata lain. Pembalap bernomor 93 itu belum pernah meraih podium utama di Pertamina Mandalika Racing Circuit, Lombok.
Pada balapan perdana yang berlangsung pada 2022, saat itu Marc Marquez mengalami insiden mengerikan pada saat sesi pemanasan.
Marc mengalami gegar otak yang membuatnya harus absen dari balapan tersebut.
Lalu di tahun 2023, pembalap berusia 33 tahun itu gagal finish di Pertamina Mandalika Racing Circuit akibat crash pada tikungan ke-13 lap pertama.
Setelah itu, pada tahun 2024, Marc yang sudah pindah ke tim Gresini Racing, ada sinyal kuat dapat memenangkan lomba, karena pada sprint race ia mampu finish di podium ketiga.
Pada main race keesokan harinya, nasib sial harus kembali berkutat pada dirinya. Kendala mesin motor membuatnya harus menepi dan gagal finish.
Sementara itu, pada 2025 dengan status juara dunia MotoGP, Marc Marquez tampil lebih percaya diri dengan start dari posisi ke-3.
Namun, pada tikungan ke-7 di lap pembuka, manuver overtake dari Marco Bezzecchi justru menabrak bagian belakang motor Marc hingga keduanya crash.
Pada saat itu, Marc mengalami patah tulang dan harus diterbangkan langsung kembali ke Spanyol untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan digelar pada Sabtu dan Minggu ini (10-11 Oktober 2026), akankah Marc Marquez mampu mematahkan kutukan Mandalika dan mampu merebut posisi pertama dari Jorge Martin?
Pantau terus di OtoHub.co.
