Seharga Pajero Sport dan Fortuner, Ini Spesifikasi Lengkap GWM Tank 500 Diesel

Review Andhika Arthawijaya
Selasa, 10 Februari 2026 08:30:00
Andhika A/OtoHub.co

GWM Tank 500 Diesel

OtoHub.co - Inchcape GWM Indonesia di hari pertama gelaran IIMS 2026 kemarin (5/2) resmi memasarkan Tank 500 Diesel di Indonesia,

Menariknya, dengan harga tak terpaut jauh dari Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner.

Yaitu mulai Rp 799 juta on the road Jakarta untuk varian 4x2 Ultra, dan Rp 889 juta untuk yang 4x4 Ultra.

Padahal SUV ladder frame 7-seater GWM ini kelasnya premium, lantaran dikemas dengan karakter mewah serta teknologi modern.

"Tank 500 ini sekelas lah sama Land Cruiser atau Prado," bilang Angga S. Putra, Product Expert Inchcape GWM Indonesia.

Ia memiliki dimensi panjang keseluruhan 4.886 mm, lebar 1.934 mm, tinggi 1.905 mm, dan wheelbase 2.850 mm. Ground clearancenya mencapai 225 mm.

Masih kata Angga, Tank 500 Diesel ini dibangun dengan 3 konsep utama, yaitu pertama Premium & Comfort.

Maksudnya, baik secara tampilan maupun kenyamanan. 

"Tidak ada perbedaan dengan varian hybrid-nya, yang merupakan varian paling tinggi," terangnya saat acara Media Gathering Deep Dive Tank 500 Diesel di JIExpo Kemayoran Senin ini (9/2/2026).

Dengan kata lain semua kemewahan dan kenyamanan yang ada di Tank 500 HEV (Hybrid Electric Vehicle), ada pula di Tank 500 Diesel.

Andhika A

Interior GMW Tank 500 Diesel

Kedua, adalah Intelligent & Safety. "Biasanya kalau ada varian baru dengan harga yang lebih terjangkau, suka ada sunat-sunatan (fitur dan sebagainya). Mari kita lihat, apa saja yang membedakan," tukas Angga.

Mulai dari jok berbalut kulit premium Nappa Leather dan punya fungsi pijat serta ventilasi udara, sama persis dengan varian hybrid yang harganya mulai Rp 1,208 milyar.

Begitu pula dengan panoramic sunroof, layar multimedia selebar 14,6 inch, 12 speakers Thetrical Sound, ornamen wood panel di beberapa bagian, fitur Actived Noice Reduction, Dual Glass Window, Triple Zone AC Control, hingga Riding anda Handling Comfort, juga ada semua.

Bahkan fitur ADAS Level 2 yang sematkan pun sama, diantaranya ada Addaptive Cruise Control (ACC), Intelligent Cruise Assist (ICA), Traffic Jam Assist (TJA), Lane Departure Warning (LDW), 

Lalu ada Lane Keeping Assist (LKA), Autonomous Emergency Brake (AEB), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Rear Cross Traffic Braking (RCTB), TSR - Traffic Sign Recognition, dan sebagainya.

Begitu pula dengan fitur kamera 540 derajat yang tak hanya menampilan kondisi di sekeliling mobil, tapi bisa juga menghadirkan visual transparan hingga ke bagian bawah mobil, sama juga seperti di Tank 500 Hybrid.

Konsep terakhir, yaitu Diesel Technology. "Tentang pemanfaatan teknologi terbaru, yaitu pada mesin diesel. Ini juga berdasarkan respons market saat kami perkenalkan Tank 300 Diesel. Penerimaannya luar biasa, dan saat itu (konsumen) langsung tanya, Tank 500-nya kapan?" tambahnya.

Ia lantas memaparkan kalau mesin maupun transmisi otomatis 9-percepatan yang digunakan GWM Tank 500 Diesel ini sama seperti di Tank 300 Diesel. 

Namun dengan tuning software yang berbeda, lantaran menyesuaikan bobot kendaraan. "Hardware-nya sama, tapi software-nya disetting ulang," jelasnya.

Andhika A


Mesin diesel 2.4 liter turbo GMW Tank 500 Diesel, dengan teknologi Variable Geometry Turbo (VGT)

Makanya secara performa, mesin 2.4L Turbo Diesel berkode GW4D24 yang digendong Tank 500 Diesel, lebih bertenaga.

Tekanan injeksi sistem common-railnya mencapai 2.000 bar, yang didukung teknologi Variable Geometry Turbo (VGT), EGR elektronik, hingga optimalisasi intake yang meningkatkan efisiensi pembakaran.

Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimun hingga 184 PS (181,4 dk), dengan torsi puncak sebesae 480 Nm di putaran mesin yang sangat rendah, yaitu mulai 1.500 - 2.500 rpm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis 9-percepatan.

Oiya, menurut Angga baik mesin diesel maupun transmisi otomatis ini murni dibuat oleh GWM sendiri.

Mesin ini secara suara maupun getaran dirancang halus, sehingga dari dalam kabin tidak begitu kedengaran.

Tingkat kebisingannya saat idle kurang lebih hanya 68 dB, sehingga kabin tetap senyap saat macet maupun melaju di tol.

Performanya juga responsif, namun efisien dalam pemakaian bahan bakar di berbagai kondisi.

Andhika A

Angga S Putra. Product Expert Inchcape GWM Indonesia

"Berdasarkan hasil tes internal kami, konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 7,5 liter per 100 km," papar Angga.

Oiya, untuk yang varian 4x2 Ultra, cenderung dirancang untuk penggunaan harian seperti di perkotaan, maupun luar kota yang medannya tidak berat.

Varian ini hanya dilengkapi tiga mode berkendara, yakni Eco, Normal, dan Sport.

Sedangkan varian 4x4 Ultra bisa buat medan off-road, cocok deh bagi pecinta petualangan.

Soalnya ia dilengkapi sistem part-time 4WD, delapan mode off-road, serta triple differential lock di depan, tengah, dan belakang.

Apalagi adanya fitur Tank Turn yang memperkecil radius putar dan Cruise Control Off-road, membuat penggunanya bakal lebih percaya diri di jalur ekstrem.

Selain itu, GWM juga menyematkan sistem My GWM App yang memungkinkan pemilik mengontrol kendaraan dari smartphone.

Istimewa (GWM)

Perbedaan GWM Tank 500 Hybrid Vs Diesel

"Mulai dari menyalakan mesin, mengatur AC, mengecek status kendaraan, membuka pintu, hingga melacak lokasi mobil bisa dilakukan dari jarak jauh," jelas Angga.

Sipnya lagi, Tank 500 Diesel ini sudah mengantongi rating bintang 5 ANCAP loh, sehingga memperkuat posisinya sebagai kendaraan keluarga premium yang aman.

Untuk pilihan warnanya tersedia warna Hamilton White, Sun Black, Ayers Gray, dan COC Gray.

Bagikan

Baca Artikel Asli