OtoHub.co - Kabar makin kencang akan hadirnya mobil terbaru Wuling makin terasa.
Hal tersebut terkuak pada situs resmi Pangkalan Data Kekayaan Indonesia (PDKI).
Pabrikan asal China tersebut sudah mendaftarkan nama "Eksion" mulai tanggal 28/10/2025 sampai 28/12/25, selama 2 bulan masa publikasi.
Kabarnya mobil SUV Eksion ini sebagai pengganti Wuling Almaz dan akan diluncurkan sebentar lagi.
Makin diperkuat dengan pernyataan Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors saat prescom IIMS 2026, di Jakarta.
Baca Juga:
Sekali Isi Full BBM dan Baterai, Wuling Darion PHEV Bisa Tempuh Jarak Segini
"Kami akan menampilkan 15 unit display termasuk Darion, Almaz, Alvez, serta seluruh lini EV lengkap dan akan ada first appearance produk baru di Indonesia pada 5 Februari nanti," ujar Gomgom bersemangat, (27/1/2026).

Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, dengan latar belakang siluet yang diduga Wuling Eksion
Wuling sepertinya cukup menjaga tampilan SUV yang konon kehadirannya akan menjadi pengganti Almaz ini.
Dalam laman resmi PDKI tersebut, terlihat merek dagang Eksion didaftarkan oleh SAIC GM Wuling Automobile Co. Ltd.
Bahkan, sempat juga tertangkap kamera, mobil baru Wuling yang sedang tes jalan yang beredar di media sosial Instagram.
Nah jika melihat bentuk eksterior bagian fascia mirip dengan Wuling Darion yang sudah di jual sekarang.
Hanya saja Eksion hadir dengan model SUV berbeda dengan Darion yang punya platform MPV.
Jika di negara asalnya Eksion di jual dengan nama Starlight 560 dan dipasarkan dengan pilihan mesin konvensional (ICE), listrik (EV), dan hybrid (PHEV), dengan pilihan dua konfigurasi 5-seater dan 7-seater

Wuling Eksion sudah terdaftar bersama Wuling Darion yang sudah dirilis duluan
Kalau sama dengan Starlight 560, Wuling Eksion punya dimensi panjang 4.745 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.685 mm dan jarak sumbu roda 2.800 mm.
Untuk performa, Eksion dikabarkan akan hadir dalam EV dan PHEV serupa dengan Darion yang belum lama resmi rilis di Indonesia.
Eksion akan menggunakan baterai LFP Shenlian 2C berkapasitas 60 kWh yang dapat menjelajah sampai 510 km.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 201 dk dan torsi 310Nm.
Sedangkan varian PHEV dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc bertenaga 105 dk dengan torsi puncak 130 Nm.
Sementara motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 150kW dengan torsi 310Nm.
Wah jadi penasaran nih! kita tunggu tanggal 5 Februari yaa..
