OtoHub.co - Anda sekeluarga sedang berlibur di kota Solo? Jika iya dan membawa si kecil alias anak-anak, Solo Safari adalah destinasi wisata edukasi satwa di Surakarta, Jawa Tengah yang patut dikunjungi.
Sekedar informasi, Solo Safari yang dikelola oleh Taman Safari Indonesia sejak 27 Januari 2023 dulunya bernama Kebun Binatang Jurug.
Saat ini bernama Solo Safari setelah Pemkot Surakarta kolaborasi dengan Taman Safari Indonesia.
Pengunjung dapat menikmati pengalaman interaktif dengan berbagai zona yang menampilkan satwa endemik Indonesia serta fasilitas hiburan seperti Paint and Brush, Gokart, Dino Ride, dan Savannah Zipline.
Baca Juga:
Jangan Mudik Bareng Si Kecil, Sebelum Siapkan Printilan Ini di Kabin Mobil
Kebetulan hari ini OtoHub.co berkunjung ke kebun binatang Solo Safari, (29/12).
Sedangkan untuk harga tiket saat ini saat high season mengalami perubahan.
Oiya untuk anak berusia di atas 3 tahun sudah dikenai biaya tiket masuk. Kami berjumlah 4 orang di kenai biaya Rp 320 ribu.

Asyiknya pakai buggy car bisa langsung melihat satwa, badan tetap segar
Dengan luas 14 hektare, dengan jarak perjalanan keliling kurang lebih 4 km tentu menjadi tantangan saat kita membawa si kecil atau anak-anak, bahkan orang tua sekalipun kakek dan nenek.
Jadi selain siapka fisik juga jangan lupa bawa air minum, topi atau payung. Nah bicara soal perut jangan khawatir.
Soalnya tersedia kuliner unik di Makunde Bistro dengan pemandangan exhibit singa, atau bersantai di Bengawan Resto yang menghadap Danau Solo Safari.
Menariknya lagi di setiap jam tertentu akan ada pertunjukan. Mulai dari Harimau Benggala show sampai atraksi burung yang memukau.
Solo Safari menjadi rumah bagi lebih dari 400 satwa dari 90 spesies.

Bisa berfoto dengan Onta yang berasal dari Arab dari dekat

Harimau Benggala yang berasal dari India
Nah karena luasnya area Solo Safari, kami memutuskan menyewa buggy car atau mobil listrik (mobil golf). Agar dapat menikmati satwa tanpa rasa lelah, terutama bagi anak-anak.
"Untuk harga Sewanya Rp 300 ribu selama 3 jam keliling di area satwa," ujar Niken, sebagai pemandu kami selama berkeliling di area satwa.
"Satwa di sini bermacam-macam dari seluruh Indonesia, ada juga dari luar negeri," imbuh Niken.
Mobil Listrik Yamaha
Mobil listrik yang kami tumpangi ini muat 5 penumpang, namanya mobil golf Yamaha yang biasa di pakai dalam olahraga golf.

Ada 18 armada mobil Yamaha Golf di Solo Safari
Mobil golf Yamaha punya kursi yang ergonomis, kemudi yang mudah digenggam, dan penataan kontrol yang intuitif memastikan pengemudi dan penumpang merasa nyaman sepanjang perjalanan di area Solo Safari.
Desain ini juga memberikan visibilitas yang baik, memungkinkan pengguna melihat dengan jelas dan mengontrol kendaraan dengan mudah.
Buggy car ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur keselamatan seperti lampu depan dan belakang, klakson, serta rem yang responsif

Niken, driver sekaligus pemandu Solo Safari, saat hari libur, 1 hari bisa sampai 2000-4500 pengunjung
Salah satu fitur unggulannya adalah penggunaan sistem penggerak elektrik yang ramah lingkungan. Mesin listrik yang efisien memberikan akselerasi yang halus dan tenaga yang cukup.
Selain itu, mobil golf ini juga memiliki daya tahan baterai yang lama, memastikan pengguna dapat menikmati Solo Safari selama 3 jam tanpa takut kehabisan baterai.
Solo Safari tidak hanya sekadar tempat wisata, tetapi juga pusat konservasi dan penelitian yang berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan satwa liar di Indonesia.
