OtoHub.co - Viral di di media sosial, terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara motor gede (moge) dengan motor Suzuki Satria FU.
Di dalam video tersebut, peristiwa terjadinya laka (kecelakaan lalu lintas) di jalur Cianjur Selatan, pada Minggu (8/2).
Nah terjadinya kecelakaan tersebut terekam kamera dashcam milik korban saat kejadian.
Dalam rekaman video, korban yang mengendarai motor Satria FU terlihat melaju di jalurnya dengan kecepatan stabil.
Namun secara tiba-tiba, sebuah moge yang tampak sebuah Harley-Davidson datang dari arah belakang dan menyalip dengan cara diduga 'menggunting' jalur dan mengerem secara mendadak, tanpa mempertimbangkan kendaraan di belakang yang disalip.
Yang akhirnya bodi belakang kiri motor moge tersbut menyenggol bodi kanan Satria FU yang membuat korban kehilangan kendali hingga keluar jalur ke sebelah kanan dan masuk ke area semak-semak di pinggir jalan.
Nah dalam laman IG @maul_valenzky menulis: "Tolong viralkan min kejadian di jalur Cianjur bersangkutan tidak tanggung jawab langsung kabur korban kaka saya alami p4tah tul4ng di kaki hari minggu tanggal 8 febuari."
Lalu ada pula Netizen yang berkomentar atas insiden ini lewat akun @ayotouring.id, "Mungkin ini jadi salah satu alasan, kenapa SIM C ada kategorinya buat yang Moge."
"Minimalisir user yang gak bisa nguasain kendaraannya sendiri dan salah satu hal terberat ketika dijalan itu, ngeredam ego ketika lagi riding apalagi bawa moge ya. Rasa superior pas bawa moge itu beneran ada tinggal gimana ridernya bisa ngontrol."
Baca Juga:
Harley-Davidson Luncurkan Moge Baru, Inilah Model-model 2025 yang Siap Menghiasi Jalanan Indonesia
KLARIFIKASI HDCI
Karena disebabkan oleh ulah dari salah satu pengendara moge yang diduga sedang turing bersama rombongan, sejumlah komunitas moge Harley-Davidson langsung memberi klarifikasi.
Seperti HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) Bandung & Surabaya yang mengeluarkan klarifikasi setelah kejadian tersebut viral.
"Menanggapi berita yang beredar mengenai kecelakaan pengendara Satria FU yang masuk ke jurang akibat bersenggolan dengan rombongan moge, kami dari HDCI Bandung ingin memberikan pernyataan," klarffikasi di akun Instagram @hdcibandung_official (12/2).

Moge diduka setelah menyalip bagian bodi kiri belakang menyenggol bagian depan Motor Satria yang menyebabkan pengendara Satria tersungkur ke dalam parit di jalur kanan
"Pertama-tama, doa kami untuk kesembuhan korban agar cepat pulih seperti sediakala. Perlu kami luruskan setelah melakukan indentifikasi, kami sampaikan bahwa pelaku dalam kejadian tersebut BUKAN bagian dari member HDCI Bandung," tulisnya.
"Karena tidak ditemukan atribut resmi HDCI Bandung, sebagai informasi member HDCI Bandung selalu mengenakan vest resmi setiap kali berkendara sendiri ataupun dalam kelompok (touring). Kemudian pada saat kejadian Minggu, 08 Februari 2026 tidak ada member kami yang melakukan kegiatan touring yang melalui jalur Cianjur Selatan."
"Mari bijak dalam menyebarkan informasi dan tetap utamakan keselamatan di jalan raya. Kami mendukung penuh pihak berwajib untuk mengusut tuntas kejadian ini. HDCI Bandung menolak keras sikap arogansi dan membehayakan di jalan raya," tegasnya.
Sementara itu, HDCI Surabaya turut memberi keteraangan lewat IG @hdci_surabaya : Hanya anggota dengan KTA aktif yang berhak menggunakan atribut HDCI Surabaya (Vest, KTA, Nomor Lambung)
Kami menegaskan: Penggunaan atribut oleh non-member atau atribut palsu TIDAK DIBENARKAN, Penertiban & edukasi internal terus dilakukan dan Keselamatan, etika berkendara, dan citra organisasi adalah prioritas utama HDCI.
"Perilaku arogan BUKAN cerminan HDCI," tegasnya.
Semoga masalah ini cepat ketemu titik terang dan korban segera dapat pertanggungjawabannya.
