Otohub.co - Wayman Anwar, S.Si, M.IST, M.M, GCP, orang dibalik pengembangan dan penerapan telematika Geotab di Indonesia.
Wayman Anwar berada di Telematic & IoT Division PT Sumber Mas Autorindo (SMA), Cikarang, Bekasi.
PT SMA jadi partner resmi pengembangan, pusat komunikasi, dan pemasaran untuk Geotab di Indonesia.
Geotab produsen telematika yang pusatnya di Amerika.
Sejak tahun 2000 Geotab mulai diproduksi dan dikembangkan sebagai produk telematika untuk armada transportasi darat dan laut.
"Geotab mulai bergabung di PT SMA sejak 2018. Dari 2018 saya sudah di PT SMA," jelas Wayman saat Seminar Fleet (armada, red) Update 2026, beberapa waktu lalu (21/10) di auditorium PT SMA.
Wayman yang lulus S1 di Jurusan Matematika jadi salah satu pembicara di Seminar Fleet Update 2026.

Wayman Anwar, sejak 2018 dengan PT SMA, telematika Geotab mulai dipakai dua tahun belakangan ini
Secara detail Wayman menjelaskan kalau telematika dipastikan akan jadi masa depan teknologi untuk pengelolaan yang profesional dan keselamatan bisnis armada.
"Perusahaan akan tahu posisi kendaraan yang dipakai pengemudi. Tapi, ada fitur yang bisa memprediksi tingkat efisiensi untuk banyak hal," ungkap Wayman yang lulusan Universitas Parahyangan, Bandung.
Masih ada anggapan produk telematika mirip dengan GPS Tracker.
Baca Juga:
Fakta Penggunaan Telematika Geotab Bisa Menghemat Keuangan, Ini Cerita Pengguna
Biar jelas, fitur telematika 95% tidak dimilik GPR Tracker.
GPS Tracker hanya bisa melacak secara realtime posisi armada yang sedang dipakai si pengemudi.
Telematika jauh lebih lengkap dibanding GPS Tracker.
"Telematika Geotab bisa mengkontrol perilaku pengemudi, dari cara bawa mobilnya sampai kelakuan di dalam mobil. Mengatur notifikasi kapan perawatan kendaraan, dan masih banyak lainnya. Ini semua realtime bisa diketahui," jelas Wayman.
Wayman yang lahir 1980 mulai merasakan permintaan perusahaan armada terhadap kebutuhan teknologi telematika dua tahun terakhir ini.
"Sejak 2018 saya mencoba memperkenalkan banyaknya manfaat penggunaan telematika ke banyak pihak. Baru deh kontak kami dan menggunakan telematika Geotab dua tahun belakangan. Kebutuhan untuk perusahaan armada bagaimana efisien dan memberikan keselamatan pengendara bisa dipenuhi telematika Geotab," ulas Wayman.
Tahap awal bagaimana Wayman memperkenalkan teknologi telematika Geotab sejak delapan tahun lalu.
"Dari 2018 bertahap saya jelaskan dan praktikan keuntungan yang banyak. Saya bantu simulasikan asumsi efisiensi pengeluaran saat menggunakan telematika Geotab. Skorsing atau menilai dengan data pengendara armada," kata Wayman yang sebelumnya pernah bergabung di salah satu perusahaan otomotif Indonesia.
Wayman meyakinkan kalau telematika bukan cuma untuk armada perusahaan.
Tapi, penggunaan telematika bisa dipakai untuk kendaraan pribadi.
"Kami sudah kembangkan untuk salah satu pabrikan mobil. Namanya T Intouch. Ini telematika yang terhubung dengan aplikasi di hp," tutup Wayman yang menyandang S2 dari ITS dan Harapan Bangsa Business School.

Wayman Anwar, asumsi lewat pendataan salah satu fitur telematika Geotab bisa memperkirakan efisiensi BBM
