OtoHub.co - Di tengah persaingan pasar pelumas yang semakin ketat, kualitas bahan baku (base oil dan aditif) serta proses blending yang canggih menjadi faktor utama untuk menghasilkan pelumas berkualitas tinggi yang diakui dunia.
PT Pertamina Lubricants (PTPL), anak usaha Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga, saat ini mengoperasikan berbagai Lube Oil Blending Plant (LOBP), termasuk Production Unit Jakarta (PUJ), yang merupakan pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara.
Nah, OtoHub bersama jurnalis nasional lainnya berkesempatan melihat langsung proses produksi berbagai macam jenis oli racikan Pertamina.
Mulai dari Pertamina Fastron Series dan Pertamina Enduro Series, baik untuk mobil, motor, mobil tambang bahkan pelumas skala industri.
Yang menarik, fasilitas PUJ ini sudah dilengkapi dengan teknologi canggih dan full automation, yang didukung oleh penelitian dan pengembangan produk (R&D) terdepan di Lubricants Technology Center (LTC).
Baca Juga:
Rayakan Hari Sumpah Pemuda, Dapatkan Promo Bertabur Cuan dari Pertamina Lubricants
"Teknologi yang diterapkan di PUJ, bersama dengan dukungan R&D dari LTC, memastikan pelumas Pertamina mampu bersaing di domestik dan global," beber Dody Arief Aditya, Manager Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants.

Dody Arief Aditya, Manager Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants
Ia menambahkan, fasilitas ini tidak hanya bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pelumas dalam negeri tetapi juga kebutuhan di 17 negara lainnya.
Dengan kapasitas produksi yang besar, Pertamina Lubricants terus mempertahankan posisinya sebagai market leader di pasar domestik dan internasional, memproduksi pelumas yang sesuai dengan berbagai kondisi mesin serta mengikuti perkembangan tren teknologi otomotif dan industri.

Staf Oil Clinic menganalisis sampel pelumas
Fakta tentang Production Unit Jakarta (PUJ)
1. Merupakan pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara dengan luas lebih dari 12 hektar di Plumpang, Jakarta Utara.
Dalam satu area terdapat fasilitas LOBP (Lube Oil Blending Plant), Grease (gemuk) Plant dan Visco Modifier (VM) Plant serta fasilitas lainnya.
2. Telah berdiri sejak 1957
3. Kapasitas produksi pelumas untuk lebih dari 67,5 juta mobil.
Kapasitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pelumas di Indonesia, namun juga kebutuhan pelumas ekspor ke 17 negara.
Mulai dari Cina, Korea, Jepang, Bangladesh, Myanmar, Vietnam, Cambodia, Thailand, Filipina, Australia, Yemen, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Tanzania, Afrika Selatan dan Nigeria.
Mantap!

Yosi Setyo

















