OtoHub.co - PLN Mobile menjadi salah satu platform penting bagi pengguna kendaraan listrik (EV) di Indonesia.
Berbagai kebutuhan terkait kelistrikan, termasuk pengisian daya kendaraan listrik, dapat diakses melalui aplikasi tersebut.
Hal ini disampaikan Lutfi Eka Sansetika, Manager Solution Architect Enterprise 2, PLN, saat ditemui di Automechanika Jakarta 2026, Kamis (24/9).
Menurutnya, pemilik mobil listrik yang ingin melakukan charging di SPKLU maupun menggunakan layanan home charging dapat mengakses layanan tersebut melalui PLN Mobile.
"Kalau pembeli hanya punya mobil tapi belum punya charging, masuk ke menu Electric Vehicle, lalu pengajuan home charging," ujar Lutfi.
Baca Juga:
"Di situ sudah lengkap, bisa pilih charging sekaligus pengajuan pasang baru," sambungnya.

Lutfi Eka Sansetika, Manager Solution Architect Enterprise 2, PLN, di Automechanika Jakarta 2026, Kamis (24/9)
Melalui PLN Mobile, proses pengajuan home charging dibuat terintegrasi, mulai dari pemilihan perangkat hingga pengajuan pemasangan listrik baru.
Untuk layanan pemasangan, PLN menerapkan SLA maksimal tujuh hari dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk kondisi jaringan listrik di rumah.
Menariknya, konsumen yang membeli home charging melalui PLN Mobile juga mendapatkan diskon tarif pengisian daya pada malam hari, yakni mulai pukul 22.00 hingga 05.00.
Lutfi juga menjelaskan bahwa ekosistem PLN yang ditampilkan di Automechanika Jakarta 2026 tidak hanya berkaitan dengan kendaraan listrik.
Sejumlah mitra dan tenant PLN turut menghadirkan berbagai komponen serta kebutuhan pendukung kelistrikan, sekaligus memperlihatkan luasnya hubungan bisnis PLN dengan stakeholder di sektor B2B.
Automechanika Jakarta 2026 berlangsung di NICE PIK2, Tangerang, hingga 27 September 2026.


















