Pasca Debut di GIIAS 2026, BAW Langsung Kantongi 1.400 Minat Konsumen

News Yosi Setyo
Selasa, 25 Agustus 2026 12:00:00
Panji M/OtoHub

BAW, brand otomotif asal China hadir di GIIAS 2026

OtoHub.co - Beijing Automobile Works (BAW), merek baru dari China, resmi hadir di Indonesia dan ikut diajang GIIAS 2026. 

Menurut data yang dikumpulkan oleh BAW selama GIIAS 2026, lima model baru yang diperkenalkan, seperti M8, T01, X03, D5, dan T10 Pro, menarik minat 1.400 calon pelanggan. 

Respons ini memberikan sinyal positif bagi BAW sebagai merek otomotif yang baru memasuki pasar Indonesia. 

Di antara 1.400 orang yang berminat, T01 mencatat minat tertinggi dengan menorehkan 30% dari calon konsumen, disusul oleh D5, X03, M8, dan T10 Pro.

Baca Juga:

Tampil Perdana di GIIAS 2026, BAW Langsung Perkenalkan 5 Model dan Rencana CKD di Indonesia

Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia, menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia terbuka terhadap pilihan baru dan ingin mengenal lebih jauh produk serta karakter merek BAW.

Istimewa

Debutnya di GIIAS 2026, BAW Catat 1.400 Minat Konsumen Indonesia

Salah satu temuan menarik dari data GIIAS adalah tanggapan calon konsumen terhadap BAW M8, MPV listrik premium yang dirilis sebagai salah satu produk penting dalam lini produk BAW. 

M8 memiliki konsep yang elegan, ruang kabin yang luas, serta tenaga listrik yang efisien.

"Salah satu hal yang menarik perhatian kami adalah respons terhadap M8. Sebagian besar minat terhadap M8 berasal dari konsumen individu. Ini mendorong kami untuk mempersiapkan M8 sebaik mungkin sebelum kedatangannya resmi di Indonesia", imbuh Tocy Tang

BAW dirakit di PT Handal

Setelah debutnya di Indonesia, BAW terus berkomitmen untuk membangun ekosistem lokal, termasuk bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan serta mempersiapkan perakitan kendaraan di Indonesia.

Sekarang, setelah memperkenalkan BAW dan mendapatkan tanggapan awal yang positif dari pasar, fokus perusahaan beralih ke tahap berikutnya, yaitu mempersiapkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. 

Bagikan

Baca Artikel Asli