OtoHub.co - Musim kemarau membuat sejumlah ruas jalan lebih berdebu, terutama ketika kendaraan melintas di jalan yang kering atau sedang mengalami perbaikan.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemilik mobil, karena debu dan kotoran dapat memengaruhi kondisi sejumlah komponen kendaraan, salah satunya filter.
Meski berukuran relatif kecil, filter memiliki peran penting dalam menjaga kinerja mesin. Komponen ini berfungsi menyaring kotoran sebelum masuk ke sistem yang dilindunginya.
Karena itu, pemeriksaan filter secara berkala menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kendaraan, terlebih bagi mobil yang kerap digunakan di lingkungan berdebu.
Baca Juga:
Saat Komunitas Berbagi Cerita dan Pengalaman, Mengintip Perakitan Mesin Daihatsu
Ada 3 jenis filter yang perlu mendapat perhatian pemilik mobil, yaitu filter udara, filter oli, dan filter bensin.
Masing-masing memiliki fungsi berbeda, tetapi sama-sama berperan dalam mendukung kinerja mesin agar tetap optimal.

Filter Oli
Filter udara berfungsi menyaring debu, pasir, dan partikel kotoran sebelum udara masuk ke sistem pemasukan udara dan ruang pembakaran mesin.
Saat musim kemarau, kendaraan yang sering melewati jalan berdebu berpotensi membuat filter udara lebih cepat kotor.
Jika kotoran menumpuk berlebihan, aliran udara dapat terhambat sehingga memengaruhi performa mesin dan berpotensi meningkatkan konsumsi bahan bakar.
"Filter yang kotor dapat membuat aliran udara terhambat sehingga performa mesin dan konsumsi bahan bakar bisa ikut terpengaruh," ujar Nanang Suryanto, Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta Selatan.
"Karena itu, lakukan pemeriksaan secara berkala di bengkel resmi langganan terdekat atau ganti filter apabila sudah kotor maupun sesuai interval yang dianjurkan pabrikan," imbuh Nanang.
Nah, untuk kendaraan yang sering melintasi jalan berdebu, pemeriksaan filter udara dapat dilakukan lebih sering sesuai kondisi pemakaian.
Perhatikan apakah elemenfilter dipenuhi debu, mengalami kerusakan, robek, atau menunjukkan kondisi yang tidak normal.
Namun, pembersihan filter tidak boleh dilakukan sembarangan. Metode perawatan bergantung pada jenis filter dan rekomendasi pabrikan.
Apabila filter sudah tidak layak digunakan, penggantian dengan komponen yang sesuai menjadi langkah yang tepat.
Selain filter udara, filter oli juga tidak kalah penting. Komponen ini berfungsi menyaring partikel dan kotoran dari oli mesin agar pelumas yang bersirkulasi dapat membantu melindungi komponen internal mesin dari keausan.
Seiring pemakaian kendaraan, kotoran dapat terakumulasi pada filter. Oleh karena itu, penggantian filter oli sebaiknya dilakukan sesuai jadwal servis dan
rekomendasi pabrikan, umumnya bersamaan dengan penggantian oli mesin.
"Penggantian filter oli biasanya dilakukan saat penggantian oli mesin. Pastikan filter pengganti memiliki spesifikasi yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan dipasang dengan benar. Setelah penggantian, teknisi juga perlu memastikan tidak ada kebocoran pada area filter," jelas Nanang.
Penggunaan filter dengan spesifikasi yang tepat menjadi hal penting karena setiap mesin memiliki kebutuhan teknis tersendiri. Selain itu, pemasangan yang benar membantu memastikan sistem pelumasan bekerja sebagaimana mestinya.
Karena filter oli merupakan bagian dari sistem pelumasan mesin, pemeriksaan dan penggantiannya sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang memahami prosedur servis kendaraan.

Filter Bensin
Filter berikutnya adalah filter bensin yang berfungsi menyaring kotoran atau partikel dari bahan bakar sebelum masuk ke bagian lain dalam sistem bahan bakar.
Apabila filter mengalami penyumbatan, aliran bahan bakar dapat terganggu. Gejalanya bisa berupa mesin sulit dihidupkan, tenaga berkurang, mesin tersendat, atau performa yang tidak stabil.
Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu disebabkan oleh filter bensin. Gangguan pada komponen lain dalam sistem bahan bakar maupun sistem mesinjuga dapat menimbulkan keluhan serupa.
Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan sumber masalah sebelum menentukan tindakan perbaikan.
Pemeriksaan filter bensin sebaiknya mengikuti jadwal servis dan rekomendasi pabrikan. Pada beberapa kendaraan, filter bensin berada di dalam tangki sehingga proses pemeriksaan atau penggantiannya memerlukan prosedur khusus.
Untuk alasan keamanan, pekerjaan pada sistem bahan bakar sebaiknya diserahkan kepada teknisi yang kompeten dan dilengkapi peralatan yang sesuai.
Perawatan Berkala untuk Menjaga Performa
Selain memperhatikan kondisi ketiga filter tersebut, pemilik kendaraan perlu memahami bahwa interval pemeriksaan dan penggantian tidak selalu sama, contoh pada setiap model Peugeot.
Jenis mesin, konstruksi kendaraan, jarak tempuh, serta kondisi penggunaan menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.
Karena itu, pemilik Peugeot disarankan mengikuti buku pedoman servis kendaraan atau berkonsultasi dengan bengkel resmi untuk mengetahui jadwal perawatan yang sesuai.
Pemeriksaan preventif juga membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini, sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Langkah ini penting terutama bagi kendaraan yang rutin digunakan untuk aktivitas harian dan kerap melewati jalan dengan tingkat debu tinggi.
Dengan pemeriksaan berkala, penggunaan suku cadang yang sesuai, dan perawatan berdasarkan rekomendasi pabrikan, performa kendaraan dapat dijaga agar tetap optimal serta mendukung kenyamanan berkendara dalam jangka panjang.

Yosi Setyo

















