OtoHub.co - Satu lagi,pabrikan mobil asal Tiongkok yakni Leapmotor yang akan meramaikan pasar mobil listrik di Indonesia, bersama Indomobil Group.
PT Indomobil National Distributor yang menjadi APM Leapmotor Indonesia secara resmi memperkenalkan mobil listrik terbarunya Leapmotor B10 di Jakarta Pusat (2/7)
Compact SUV EV besutan Leapmotor asal Tiongkok yang berafiliasi dengan brand Eropa Stellantis ini nantinya akan bersaing dengan mobil listrik yang sudah lebih dahulu meluncur di tanah air, seperti Geely EX5, BYD Atto 3, Omoda E5 EV dan MG5S EV.

Tampak belakang Leapmotor B10 mirip dengan Porsche Macan
Leapmotor B10 memiliki dimensi panjang 4.515 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.655 mm, dan sumbu roda 2.735 mm dengan ground clearence 170 mm.
Di atas kertas secara performa mobil ini memiliki baterai sebesar 67,1 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 160 kW dan memiliki torsi puncak sebesar 240 Nm.
Dengan kapasitas baterai tersebut Leapmotor B10 memiliki klaim jarak tempuh sejauh 516 km berdasarkan NEDC.
Pengisian daya baterainya juga tergolong cepat, dari 30-80% tuntas hanya dengan butuh waktu 17 menit saja.
Untuk fitur unggulannya, Leapmotor B10 dibekali layar floating 14,6 inci dengan resolusi 2.5K HD dengan kemampuan Apple Carplay dan Android Auto.
Sementara itu, layar MID sebesar 8,8 inci yang terintegrasi dengan setir, panoramic sunroof dengan panjang diagonal hingga 1,8m, wireless charging, V2L dan bagasi yang super luas hingga 1.700 liter.

Dasbor Leapmotor B10
Selain itu, mobil ini juga memiliki 3 mode berkendara (Comfort, Standard dan Sport) yang dapat menyesuaikan respons tenaga serta keringanan tingkat kemudi.
Untuk fitur keselamatannya Leapmotor B10 memiliki 16 fungsi ADAS dan 7 airbag.
Leapmotor B10 ini diproduksi secara CKD di pabrik PT National Assemblers milik Indomobil Group di kawasan Cikampek, Jawa Barat.
Harga mobil ini akan diumumkan secara resmi pada ajang pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) pada Juli 2026 mendatang.
Menurut prediksi kami, Leapmotor B10 akan dibanderol dengan harga di bawah Rp 500 juta untuk bisa bersaing dengan rival-rivalnya.
