OtoHub.co - Momen gelaran DriVacation tahun ini terasa spesial. Tanggal 21 Maret lalu, saya memboyong istri dan kedua putri kami berkunjung ke saudara mengendarai Wuling Darion EV.
Perjalanan dimulai tepat pukul 10.00 WIB dari kawasan Ciputat. Strategi berangkat siang ternyata cukup efektif, akses menuju Tol JORR untuk keluar Jakarta terpantau masih lowong, membuat ritme berkendara di awal terasa sangat rileks.
Kondisi "lancar jaya" mulai berubah saat kami memasuki Tol Layang MBZ. Begitu menyentuh KM 47, arus kendaraan mulai padat merayap.

Tol JORR TB Simatupang masih lancar

Masuk Km 47 dari arah layang MBZ mulai padat merayap
Titik ini memang menjadi pertemuan krusial antara kendaraan dari jalur layang dan jalur bawah. Di sinilah kesabaran pengemudi diuji, namun kabin Darion EV yang senyap membuat suasana di dalam tetap tenang meski di luar mulai hiruk-piruk.
Baca Juga:
DriVacation 2026, Jelajah Mudik Bersama Pertamina dan Oli Top 1 dengan 9 Mobil Lintas Teknologi
Kami memutuskan menepi di Rest Area KM 57. Meski area parkir sudah mulai padat, kami tetap masuk untuk membeli perbekalan makanan. Nah ini tips penting bagi Anda yang berpergian selama liburan apalagi di musim mudik Lebaran seperti sekarang ini.
Jadi, selalu sedia logistik di dalam mobil agar tidak melulu bergantung pada antrean di rest area berikutnya.

Terpaksa mampir ke rest area Km 57 walau padat, beli makanan untuk bekal di perjalanan
Strategi Charging dan Kenyamanan Kabin
Selama perjalanan, kami beberapa kali mampir ke rest area. Selain untuk urusan toilet, bayangkan untuk ke toilet yang biasanya tidak butuh waktu tidak lebih dari 5 menit, ini bisa sampai 15-20 menit (catatan khusus toilet wanita).
Nah di momen menunggu istri dan anak ini kami manfaatkan untuk (charging) baterai Wuling Darion EV.
Memanfaatkan fasilitas SPKLU di rest area sambil beristirahat sejenak adalah kunci agar range anxiety hilang sepenuhnya.
Oiya walau perjalanan sempat tersendat akibat kemacetan di beberapa titik, anak-anak dan istri tetap terlihat menikmati perjalanan.

Saat macet, dibantu kamera 360" jadi makin aman Sob!
Fitur-fitur hiburan dan kenyamanan jok baris ke-2 yang disematkan pada Wuling Darion EV terbukti ampuh meredam rasa lelah. Duduk berjam-jam di dalam kabin tidak terasa membosankan.
Alunan musik dari head unit yang berukuran 12,8 inci yang tersambung dengan Android Auto menemani kami dengan lagu pilihan. Biar nggak bosan, kami pun berbagi lagu disetiap 3 kali alunan musik kesukaan kami, hahahaha biar adil.

Bersama Wuling Darion, perjalanan sejauh 457 Km terasa dekat
Apalagi pada jok baris ke-2 selain nyaman dengan model captain seat yang sudah diatur secara elektrik, juga ada tirai jendelanya jadi anak-anak nggak takut kepanasan euy.
Pemandangan dan Cuaca Beragam
Uniknya lagi perjalanan kali ini menyuguhkan visual yang kontras. Kami melewati cuaca yang berubah-ubah, mulai dari panas terik hingga hujan deras.
Pemandangan hijau sawah dan deretan pegunungan menjadi obat mata yang menyegarkan.
Namun, ada satu pemandangan yang sebaiknya jangan ditiru ya, gaess! Sepanjang jalan, masih banyak pemudik yang nekat berhenti di bahu jalan hanya untuk makan atau sekadar beristirahat.

Pemandangan diperjalanan sangat beragam

Ada juga pemandangan makan di bahu jalan tol, jangan ditiru ya gaes, berbahaya!
Selain sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain, hal ini juga memicu kemacetan yang lebih parah. Jika lelah, pastikan untuk selalu mencari rest area atau keluar tol sejenak ke kota terdekat.
Pengalaman Mengisi Daya dan Istirahat Berkualitas
Sebelum masuk tol Semarang, kami menyempatkan mampir ke rest area 379A bukan sekadar tempat beristirahat biasa.
Sambil menunggu daya Wuling Darion EV terisi penuh di fasilitas SPKLU yang tersedia dan makan, kami memutuskan untuk memanjakan diri sejenak. Kami melipir ke Serambi MyPertamina.

Ngisi daya Wuling Darion EV sambil mampir ke Serambi MyPertamina di Km 379A
Tinggal menunjukan aplikasi MyPertamina. Di sini, pengalaman istirahat benar-benar naik kelas.
Serambi MyPertamina menawarkan berbagai fasilitas gratis yang sangat membantu memulihkan energi para pemudik, mulai dari: Area istirahat ber-AC yang sejuk, Kursi pijat otomatis untuk melepas lelah, Area bermain anak yang aman hingga pemeriksaan kesehatan ringan.

Disambut dengan mbak penjaga yang ramah

Mengurangi rasa lelah, ada kursi pijat di Serambi MyPertamina
Fasilitas ini membuat waktu tunggu pengisian daya mobil listrik tidak terasa membosankan, justru menjadi momen recharge energi bagi seluruh anggota keluarga.
Kawasan Wisata Umbul Sido Mukti
Setelah baterai mobil kembali full dan badan terasa segar, kami melanjutkan perjalanan menuju arah Semarang. Perjalanan malam melintasi aspal Trans Jawa terasa halus dan senyap berkat teknologi elektrik dari Darion EV ini.
Wuling Darion EV melaju stabil menanjak menuju kawasan Ungaran, Kabupaten Semarang. Performa torsi instan khas mobil listrik sangat membantu saat melibas rute pegunungan menuju lokasi wisata.
Tepat pukul 23.00 WIB, kami akhirnya tiba di tempat penginapan bernama Kita Selaras yang terletak di kawasan wisata Umbul Sido Mukti, dari Ciputat sampai lokasi dengan jarak tempuh 457 Km.
Udara malam Ungaran yang dingin menyambut kedatangan kami, menjadi penutup yang manis setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta.

Finish di penginapan kita selaras, disuguhi pemandangan seperti ini, Jossgandosss!
Mudik dengan mobil listrik terbukti bukan lagi soal "khawatir kehabisan baterai", selain efisiensi biaya energi, tetapi juga tentang menikmati setiap proses perjalanannya.
Dengan perencanaan yang matang dan pemanfaatan fasilitas rest area yang tepat, perjalanan jauh tetap terasa menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
Nah bagaimana keseruan kami selanjutnya, ikuti terus perjalanan kami dengan Wuling Darion EV episode ke-2 yaa.
