Gaikindo Serahkan Kepemimpinan Asean Automotive Federation ke Malaysia

News Panji Maulana
Sabtu, 01 Agustus 2026 19:00:00
Istimewa

Gaikindo menyerahkan tongkat estafet AAF ke Malaysia (MAA)

OtoHub.co - ASEAN Automotive Federation (AAF) secara resmi menggelar acara serah terima jabatan kepemimpinan di GIIAS 2026.

Kepemimpinan AAF dari pengurus periode 2022-2025 yang sebelumnya dipimpin oleh GAIKINDO (Indonesia), kepada Malaysian Automotive Association (MAA) untuk periode 2026-2028.

Pergantian kepengurusan ini menjadi langkah penting untuk melanjutkan program kerja dan arah baru industri otomotif di kawasan Asia Tenggara mulai tahun 2026.

Melanjutkan capaian GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sebagai pengurus sebelumnya, kepemimpinan baru AAF di bawah MAA berkomitmen untuk terus menjadi wadah utama bagi para pelaku industri otomotif di Asia Tenggara. AAF.

Lalu juga akan terus menjadi jembatan penghubung antara pihak swasta, Sekretariat ASEAN, dan pemerintah negara-negara anggota.

Baca Juga:

Penjualan Mobil Listrik Melonjak di 2026, GAIKINDO Kasih Paham Penyebabnya

Dalam kesempatan itu, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menegaskan pentingnya momentum penyerahan kepemimpinan ini bagi masa depan industri otomotif di Asia Tenggara.

"Selama dua tahun terakhir, kepemimpinan Indonesia berfokus pada penguatan rantai nilai, percepatan transisi menuju kendaraan energi baru yang ramah lingkungan, serta peningkatan dialog kebijakan antarnegara. Penyerahan kepemimpinan kepada Malaysia ini bukanlah akhir, melainkan awal dari hubungan yang lebih kuat antara Indonesia, Malaysia, dan seluruh negara ASEAN untuk menciptakan sektor otomotif kawasan yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan," tegasnya.

Fokus AAF 2026-2028

Pada periode 20262028, AAF akan berfokus pada beberapa agenda penting, yakini:

1. Penyelarasan Aturan & Kebijakan untuk Kendaraan Bermotor, termasuk di dalamnya kendaraan berbasis Listrik.

Mempercepat pengakuan standar bersama antarnegara serta menyelaraskan kebijakan terkait kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dan teknologi ramah lingkungan di kawasan ASEAN.

2. Penyampaian Aspirasi Industri.

Memberikan masukan dan saran strategis kepada para menteri ekonomi dan lembaga terkait di ASEAN agar aturan industri otomotif semakin padu.

3. Penguatan Kerja Sama Regional.

Memastikan integrasi dan kerja sama antarnegara anggota berjalan sejalan dengan rencana besar industri otomotif ASEAN menuju tahun 2030.

Serah terima kepemimpinan dari GAIKINDO kepada MAA ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan kerja sama yang sudah terbangun, sekaligus mendorong industri otomotif di Asia Tenggara agar semakin solid dan mampu bersaing di tingkat global.

Bagikan

Baca Artikel Asli