OtoHub.co - Salah mengisi BBM (bahan bakar minyak) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih saja terjadi.
Misalnya, salah mengisi BBM seperti bensin ke mobil diesel atau BBM solar ke mobil bermesin bensin, tidak boleh dianggap sepele.
Pasalnya, dapat memengaruhi kinerja dan berisiko menyebabkan gangguan pada komponen mesin kendaraan.
Lantas, apa yang harus dilakukan jika mengisi BBM salah?
Jangan Paksa Mobil Tetap Berjalan
Jika menyadari terjadi kesalahan pengisian BBM, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah tidak menyalakan atau menjalankan mobil.
Pada mobil bermesin bensin yang diisi solar, mesin umumnya akan sulit dihidupkan karena karakteristik solar tidak sesuai dengan sistem pembakaran mesin bensin.
Kalau dipaksakan tetap berjalan, kondisi tersebut berisiko mengganggu kinerja mesin dan komponen terkait.
Sebaliknya, pada mobil bermesin diesel yang terisi bensin, mesin masih berpotensi menyala karena tekanan kompresi dan temperatur ruang bakar yang tinggi.
Namun, karakteristik bensin yang berbeda serta minimnya kemampuan pelumasan dibandingkan dengan solar dapat mengganggu komponen pada sistem bahan bakar diesel.
Gejala yang dapat muncul antara lain kehilangan tenaga dan knocking atau suara ngelitik.
Kalau terus dipaksakan, kondisi tersebut berisiko menyebabkan gangguan pada komponen mesin yang lebih serius.
Baca Juga:
Bikin Lega, Harga BBM Shell, Vivo, BP dan Non-Subsidi Pertamina, Per 1 Oktober 2026 Tidak Naik
Karena itu, setelah menyadari adanya kesalahan pengisian, segera parkirkan kendaraan di tempat yang aman dan jangan menyalakan kembali mesin serta segera hubungi bengkel resmi atau umum terdekat Anda.
Tujuannya adalah melakukan tindakan sebelum mengganti BBM dengan jenis yang seharusnya.
Penanganan sebaiknya dilakukan oleh teknisi agar bahan bakar yang tidak sesuai dapat dikuras dan kondisi sistem bahan bakar serta komponen terkait dapat diperiksa.
Nah, untuk mencegah salah isi BBM di kemudian hari, ikuti 6 langkah sederhana yang perlu dilakukan oleh pengendara.
Kesalahan pengisian BBM sebenarnya dapat diminimalkan dengan lebih teliti selama proses pengisian.
1. Biasakan turun dari mobil.
Sebagian pengemudi memilih tetap berada di dalam mobil selama proses pengisian BBM. Dengan turun dari kendaraan, pengemudi dapat memantau proses pengisian dengan lebih jelas sekaligus memastikan aspek keselamatan selama berada di area SPBU.
2. Sebutkan jenis BBM dengan jelas.
Saat berkomunikasi dengan petugas SPBU, sampaikan jenis BBM yang akan diisi dengan jelas, termasuk jumlah yang diinginkan, baik dalam satuan liter maupun nominal rupiah.
Untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman, tidak ada salahnya mengulangi kembali permintaan tersebut sebelum proses pengisian dimulai.
3. Ucapkan permintaan dengan tegas dan jelas
Kesalahan komunikasi dapat terjadi ketika petugas dan konsumen memiliki pemahaman berbeda terhadap permintaan pengisian BBM.
Karena itu, sampaikan jenis dan jumlah BBM secara jelas serta pastikan kembali sebelum nozzle mulai digunakan.
4. Kenali warna nozzle.
Setiap jenis BBM di SPBU umumnya memiliki identitas warna nozzle tertentu. Mengenali warna nozzle dapat membantu pengemudi melakukan pengecekan tambahan sebelum proses pengisian dimulai.
5. Perhatikan proses pengisian.
Jangan langsung meninggalkan proses pengisian kepada petugas. Perhatikan jenis BBM yang dipilih dan jumlah BBM yang masuk ke tangki.
Harga per liter yang tertera pada dispenser juga dapat menjadi informasi tambahan untuk memastikan BBM yang dipilih sudah sesuai dengan permintaan.
6. Cek kembali sebelum meninggalkan SPBU.
Setelah pengisian selesai, periksa kembali jenis dan jumlah BBM yang telah dimasukkan. Informasi pada struk pembayaran juga dapat digunakan untuk memastikan pengisian telah sesuai.
Jika semuanya sudah sesuai, tutup kembali tangki BBM dan lanjutkan perjalanan.
Kesalahan pengisian BBM memang dapat terjadi karena berbagai faktor. Namun, yang terpenting adalah tidak panik dan segera mengambil langkah yang tepat untuk mencegah risiko gangguan lebih lanjut.
"Sejalan dengan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, AutoFamily tidak perlu khawatir apabila mengalami salah isi BBM. AutoFamily dapat menghubungi layanan Emergency Roadside Assistance (ERA 1500-898) yang tersedia 24/7. Tim teknisi Auto2000 akan membantu membawa kendaraan ke bengkel untuk mendapatkan penanganan, termasuk menguras tangki dan memastikan tidak ada kontaminasi pada saluran bahan bakar maupun komponen terkait," jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.
Dengan memahami risiko dan langkah penanganannya, AutoFamily dapat lebih tenang menghadapi situasi salah isi BBM sekaligus mencegah kendala yang lebih serius pada kendaraan.

Panji Maulana

















