News Andhika ArthawijayaAndhika Arthawijaya Jumat, 06 Februari 2026 09:00:00

Jetour Motor Indonesia Beberkan Fakta Soal T2 Terbakar di Tol Jagorawi

Jetour Motor Indonesia Beberkan Fakta Soal T2 Terbakar di Tol Jagorawi
Istimewa

Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi arah Jakarta (1/2/2026)

OtoHub.co - PT Jetour Motor Indonesia turut meramaikan perhelatan IIMS 2026 yang berlangsung sejak Kamis ini (5/2) hingga 15 Februari mendatang.

Meski tak menghadirkan lini produk baru, Jetour Motor Indonesia tetap kasih kejutan untuk pengunjung IIMS 2026, yaitu dengan masih memberikan harga promo untuk Jetour T2 yang baru resmi dipasarkan di Tanah Air pada ajang GIIAS 2025 lalu.

Harga promo tersebut tetap sebesar Rp 568 juta on the road Jakarta, sama seperti harga saat launching di GIIAS 2025.

Namun, hanya berlaku sampai gelaran IIMS 2026 berakhir. Setelah itu akan ada kenaikan.

Saat ditanya apakah rencana kenaikan harga setelah pameran selesai nanti berkaitan dengan PPn 12% yang diberlakukan pada 2026 ini terhadap barang atau jasa mewah?

Andhika A

Jetour Motor Indonesia masih kasih harga promo untuk T2 sampai IIMS 2026 berakhir

"Tidak ada kaitannya. Kita memang lagi masih ada special period dari waktu itu (GIIAS 2025) sampai sekarang. Jadi enggak ada hubungannya dengan PPn," bilang Michael Budihardja, Sales Director Jetour Motor Indonesia.

Lantas muncul asumsi "liar" kalau langkah tersebut mungkin guna meredam efek dari insiden salah satu Jetour T2 yang terbakar baru-baru ini (1/2/2026) di jalan tol Jagorawi arah Jakarta.

Dimana tak sedikit yang khawatir akan tingkat safety dari SUV terbaru dari Jetour tersebut.

Padahal T2 dari hasil uji tabrak ASEAN NCAP berhasil meraih bintang 5 dengan total score 86,50 poin, kok bisa semudah itu terbakar dalam kecelakaan tersebut.

Menanggapi hal ini, Moch. Ranggy Radiansyah selaku Marketing Director Jetour Motor Indonesia coba kasih penjelasan mengenai perkembangan hasil investigasi.

Andhika A

Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director Jetour Motor Indonesia

"Terkait insiden kemarin, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh otoritas yang berwenang, kejadian tersebut merupakan kecekakaan lalu lintas," jelasnya.

Lebih lanjut Ranggy menyampai respek untuk proses yang berlaku yang dilakukan oleh otoritas terkait, dan pihaknya menyampaikan bahwa itu adalah kecelakaan lalu lintas.

"Dan kami mendoakan kesembuhan bagi konsumen dan pihak-pihak yang terkait insiden tersebut", timpal Michael.

Andhika A

Michael Budihardja, Sales Director Jetour Motor Indonesia

Saat OtoHub.co menanyakan apakah sudah ada hasil penyelidikan soal penyabab pasti dari kebakaran yang terjadi saat kecelakaan T2 dengan sebuah sedan BMW, Ranggy mengatakan kalau saat ini pihaknya secara internal sedang melakukan peninjauan berkelanjutan.

"Pararel juga kita mengumpulkan fakta-fakta yang ada, supaya nantinya informasi yang kita sampaikan akurat dan juga bertanggung jawab. Tapi untuk saat ini dari informasi yang disampaikan pihak berwenang, tidak ada informasi yang merujuk atau mengarah pada terkait dengan product quality, atau dengan fitur keselamatan. Ini adalah kecelakaan lalu lintas," terang Ranggy.

Lantas bagaimana dengan garansi mobilnya? 

"Tentu saja kan biasanya saat kita beli mobil itu ada asuransinya. Ya nanti dari pihak asuransi yang akan memutuskan perlakuan arah asuransinya bagaimana. Karena kita kan kalau sudah hand over ke konsumen, selanjutnya dari konsumen yang akan melindungi (mobilnya) dengan asuransi," tukas Michael.

Karena kejadian tersebut menurut Michael akibat kecelakaan lalu lintas, bukan karena masalah pada produknya.

Bagaimana menurut kalian? 

Related Article

Related Category