OtoHub.co - Libur Nataru sudah mulai dari tanggal 20 Desember yang lalu.
Mulai kemarin (25/12), efek libur Nataru di ruas Tol Jakarta-Cikampek tampak padat dan mengular mulai dari km 45 tol layang MBZ, (25/12).
Hal ini terlihat adanya kemacetan yang ditimbulkan akibat antrean di rest area.
Di Tol Cikampek sendiri kondisinya memang sangat kompleks.
Pertama, sebelum melewati gerbang Tol Cikampek Utama, terdapat satu rest area setelah Tol layang Mohamed bin Zayed (MBZ), tepatnya di rest area km 57.
Baca Juga:
Pertamina Jamin Stok BBM di 1.070 SPBU Jateng-DIY Jelang Libur Nataru
Ditambah dengan saat kendaraan tiba di ujung Tol layang MBZ di km 47, akan berpapasan dengan kendaraan yang melewati tol bawah.
Hal ini juga yang menyebabkan panjangnya kemacetan selama arus mudik di Tol Cikampek.

Motor NMAX dan PCX membawa 10-30 liter bensin setiap menolong mobil yang kehabisan bensin
Akhirnya terkadang ada beberapa mobil yang kehabisan bensin di jalur layang MBZ.
Tampak ada 2 mobil yaitu Honda CR-V dan Toyota Avanza kehabisan BBM di jalur tol layang MBZ.
Eits ternyata ada bala bantuan loh, jadi mobil yang kehabisan bensin tersebut jangan.
PT Pertamina (Persero) telah menyiagakan bahan bakar minyak (BBM) Motoris untuk kendaraan yang kehabisan bensin di tengah kemacetan.
Caranya cukup mudah, tinggal hubungi call center 135 dan menunjukkan titik lokasi kendaraan, maka petugas Pertamina akan datang membawa BBM dengan sepeda motor.
Motoris ini membawa BBM dalam satu motor 10-30 liter bensin, untuk menolong mobil yang kehabisan bensin di jalur tol.

Toyota Avanza ditolong para Motoris Pertamina

Honda CR-V ditolong sedang oleh Motoris Pertamina
Kebetulan, program Pertamina ini sudah mengantongi izin dari Korlantas Polri, agar BBM Motoris bisa menembus saat rekayasa lalu lintas sedang diberlakukan.
BBM Motoris yang disiagakan Pertamina ditugaskan untuk mencegah terjadinya mogok karena kehabisan bahan bakar saat terjebak macet.
Isi Bensin Full Sebelum Berangkat Liburan
Jangan Menunggu Indikator "E" pada indikator bensin di metercluster.I si kembali saat tangki tersisa 1/4 atau setidaknya 30%.
"Selain mobil sudah dalam keadaan sehat, sebelum berangkat disarankan untuk mengisi BBM terdahulu, apalagi terdampak kemacetan panjang di tol. Bensin yang penuh akan bisa menempuh jarak lebih panjang untuk mendapatkan SPBU di rest area berikutnya," ujar Wahono, Service Manager, Auto2000 Jati Asih, Bekasi Jawa Barat.

Disarankan isi bensin sebelum memulai perjalanan, kalau terdampak macet panjang begini tetap aman di jalan
Perjalanan jauh atau road trip memang sangat menyenangkan, tetapi persiapan yang kurang matang bisa mengubah kegembiraan menjadi stres.
Mulai dari antisipasi Kemacetan tak terduga atau kita tidak pernah tahu kapan akan terjebak macet total karena kecelakaan atau perbaikan jalan.
Nah... salah satu hal paling mendasar namun sering disepelekan adalah manajemen bahan bakar (BBM).
Memiliki cadangan BBM yang cukup akan membuat AC tetap menyala dan mesin tetap aman tanpa rasa was-was.

Yosi Setyo
















