OtoHub.co - Di medsos beredar video dari pemilik mobil Hyundai Kona Electric Facelift tahun 2021 milik @yokigunawann yang menginfromasikan soal biaya pergantian kompressor AC.
Dalam video itu diceritakan kalau mobil telah terjual namun AC tidak dalam keadaan normal alias tidak dingin.
Setelah dicek kompresor AC dan kawan-kawannya mengalami masalah atau lemah alias rusak.
Nah berapa sih biaya perbaikan komponen AC mobilnya?
Setelah dicek harga kompresor AC untuk mobil listrik seperti Hyundai Kona Electric di marketplace ternyata harga di pasaran saat ini berada di kisaran mulai Rp 10.000.000 sampai Rp 18.000.000.
Baca Juga:
Hyundai Bocorkan 4 Mobil Baru yang Akan Dirilis di GIIAS 2026
Catatannya dengan harga tersebut belum termasuk kondensor dan tidak ada garansi. "Wah ngeri juga yaa udah bayar malah-mahal tapi nggak ada garansi," ujarnya dalam video.
Saat ditanya ke bengkel resmi ternyata harga membengkak menjadi nyaris Rp 55 juta. Harga tersebut sudah termasuk garansi.

Harga kompressor AC Kona Electric di marketplace
Mengapa biaya perbaikan AC Mobil Listrik lebih mahal? Banyak pemilik mobil listrik yang terkejut dengan biaya perawatan AC.
1. Mobil listrik memerlukan jenis oli kompresor khusus yang bersifat non-conductive (tidak menghantarkan listrik).
Jika Anda menggunakan oli AC biasa, risiko arus pendek pada sistem tegangan tinggi sangat besar. Harga oli khusus ini bisa mencapai jutaan rupiah (sekitar Rp 2,5 juta per servis).
2. Proses vacuum dan pengisian freon pada EV memerlukan peralatan khusus agar sistem tetap steril dan bebas dari kelembapan.
Biaya untuk jasa vacuum dan pengisian oli/freon khusus bisa mencapai Rp 8 jutaan di bengkel spesialis.
3. Karena kompresor ini bekerja secara elektronik (menggunakan inverter internal), kerusakan pada modul elektroniknya seringkali mengharuskan penggantian satu unit kompresor utuh.
Tips Perawatan AC Mobil Listrik

Hyundai Kona Electric Fcaelift th 2021
Nah, guna menghindari kerusakan dini yang memakan biaya besar, lakukan langkah berikut:
1. Servis AC Berkala. Jangan menunggu rusak, lakukan pengecekan rutin di bengkel resmi atau spesialis EV setiap 15.000 - 20.000 km.
2. Gunakan Suku Cadang Original: Jangan tergoda menggunakan komponen atau oli AC "tembakan" karena risiko kerusakan sistem kelistrikan jauh lebih mahal daripada harga spare part-nya.
3. Jaga Kebersihan Kondensor: Pastikan kisi-kisi kondensor AC di bagian depan mobil bersih dari debu dan kotoran agar kerja kompresor tidak terlalu berat.
