Review Yosi SetyoYosi Setyo Rabu, 09 September 2026 19:00:00

Bahaya Abu Vulkanik Gunung Berapi untuk Mobil Hybrid, Ini Cara Lengkap Mencegah Dampak Buruknya

Bahaya Abu Vulkanik Gunung Berapi untuk Mobil Hybrid, Ini Cara Lengkap Mencegah Dampak Buruknya
Yosi Setyo/OtoHub.co

Dampak Buruk Abu Vulkanik Erupsi Gunung berapi Tidak Boleh Disepelekan, Auto2000 Kasih Paham Solusi Mencegahnya

OtoHub.co - Sebagian wilayah Pulau Sumatera dan Jawa terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bahkan di saat bersamaan gunung berapi lain juga mengalami erupsi, mulai dari Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ili Lewotolok dan Lewotobi Laki Laki di NTT, Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Ibu di Maluku Utara, dan Gunung Dukono di Maluku Utara.

Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, mengatakan, abu vulkanik memiliki karakter yang berpotensi mengganggu komponen kendaraan jika tidak dicegah.

"Karena itu, perhatikan komponen mobil yang berisiko terganggu dan lakukan langkah pencegahan yang tepat. Jangan ragu untuk berkunjung ke bengkel meskipun belum saatnya servis berkala jika merasakan ada masalah pada mobil sebagai dampak dari abu vulkanik," imbuh Nur, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga:

MOKES2000, Inovasi Klinik Berjalan Auto2000 untuk Literasi Kesehatan Masyarakat

Bagaimana dengan Mobil Hybrid?

Secara khusus, sistem elektrifikasi mobil hybrid Toyota dirancang agar kedap air dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca.

Selain itu, sistemnya juga tertutup sehingga abu vulkanik sulit masuk dan dapat merusak komponen elektrifikasi.

Yosi Setyo/OtoHub

Posisi baterai Innova Zenix Hybrid ada di bawah jok depan

Namun, karena material abu vulkanik sangat halus dan berpotensi mengalami kerusakan, Anda tetap disarankan untuk mengawasi kinerja mobil melalui MID dan panel instrumen.

Jika terdapat notifikasi malfungsi sistem hybrid atau komponen mobil lainnya, segera lakukan pengecekan di bengkel langganan terdekat.

Nah, yang harus diwaspadai dari abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi adalah dampaknya yang buruk pada mobil.

Abu sangat halus ini mengandung pasir kuarsa atau silika yang berpotensi berbahaya karena memiliki tingkat ketajaman tinggi seperti pecahan kaca.

Selain itu, abu ini juga bersifat korosif yang dapat memicu masalah dalam jangka waktu panjang.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Mobil dicuci dahulu bersihkan dari debu vulkanik

Dampak Buruk Abu Vulkanik pada Mobil

1. Merusak Cat Mobil

Mobil akan terlihat kotor dari luar. Namun, yang terpenting, abu vulkanik dapat menggores bodi mobil atau menimbulkan baret jika langsung digosok atau dilap.

2. Mengganggu Kerja Radiator

Tumpukan abu vulkanik pada bagian luar radiator, khususnya di antara sirip-sirip radiator, dapat menghambat aliran udara pendingin sehingga berpotensi mengurangi efektivitas pendinginan mesin.

Karena itu, radiator perlu dijaga kebersihannya agar dapat bekerja secara optimal.

3. Menghambat Pendinginan AC Mobil

AC mobil dilengkapi dengan kondensor yang letaknya di bagian depan mobil, sehingga tumpukan abu vulkanik dapat menghambat proses pelepasan panas dan mengurangi efektivitas pendinginan AC.

Selain itu, partikel abu yang masuk ke dalam kabin dapat menyumbat filter kabin dan berpotensi mengganggu kerja sistem AC.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Perhatikan karet-karet pada sela kaca dan wiper

4. Merusak Kaca dan Karet Wiper

Abu vulkanik juga dapat merusak kaca mobil jika dilap atau AutoFamily mengoperasikan wiper saat masih terdapat abu di permukaan kaca.

Risiko kerusakan kaca dapat lebih besar dibandingkan bodi mobil, ditambah biaya penggantiannya yang relatif mahal.

5. Membuat Jalan Licin

Endapan abu vulkanik di jalan dapat membuat permukaan jalan licin seperti tertutup pasir tipis, sehingga daya cengkeram ban berkurang.

Efeknya dapat menyerupai kondisi berkendara di atas lapisan air tipis yang meningkatkan risiko kehilangan traksi. Debu yang beterbangan juga dapat mengganggu visibilitas pengemudi dan masuk ke komponen kendaraan.

6. Sensor Mobil Terganggu

Komponen lain yang dapat berdampak pada abu vulkanik adalah sensor-sensor mobil yang sensitif terhadap debu.

Jika sensor terganggu, kontrol elektronik pada kendaraan juga dapat terdampak. Anda perlu memperhatikan panel instrumen dan lampu indikator apabila muncul tanda peringatan terkait sistem kendaraan.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Cek sensor-sensor pada mobil masih berfungsi atau tidak

7. Kontaminasi Cairan Kendaraan

Meskipun sistem cairan kendaraan pada dasarnya tertutup, dalam kondisi tertentu abu vulkanik yang sangat halus dapat masuk ke tangki atau saluran cairan kendaraan, seperti minyak rem atau air radiator.

Misalnya, ketika terdapat kerusakan atau celah pada bagian tertentu. Kontaminasi tersebut berpotensi memengaruhi kondisi dan kinerja cairan sehingga tidak dapat bekerja secara optimal.

8. Rem Mobil Bermasalah

Abu vulkanik dapat menempel pada piringan rem cakram dan menjadi masalah ketika kampas rem menekan permukaannya karena dapat menimbulkan goresan.

Gesekan dengan kampas rem juga dapat membuat permukaan tromol rem tergores. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mengganggu kinerja sistem pengereman.

Solusi Mencegah Kerusakan Mobil Akibat Abu Vulkanik

1. Kaca Mobil

Semprot kaca mobil dengan air pembersih wiper sebelum menyekanya. Jika belum mampu meluruhkan abu, AutoFamily dapat menyiram kaca dengan air bertekanan. Jangan menyapu kaca menggunakan wiper atau kain lap ketika masih terdapat abu di permukaannya.

2. Bodi Mobil

Siram terlebih dahulu bodi mobil dengan air mengalir untuk meluruhkan abu vulkanik. Hati-hati terhadap potensi timbulnya karat akibat sifat abu yang korosif, khususnya pada bodi mobil yang terdapat goresan. Segera bilas bodi mobil dengan air mengalir setelah digunakan di wilayah yang terdampak abu vulkanik.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Periksa bodi mobil Anda dari bekas abu vulkanik

3. Filter Udara

Filter udara lebih cepat kotor ketika abu vulkanik ikut masuk, terutama saat mobil digunakan di wilayah yang terdampak. Partikel abu yang halus, tajam, dan korosif dapat mengganggu sistem pemasukan udara mesin.

Segera periksa kondisi filter udara setelah mobil digunakan di wilayah terdampak dan lakukan penggantian apabila sudah kotor. AutoFamily juga dapat mempercepat servis berkala apabila mobil kerap digunakan melewati daerah yang terdampak abu vulkanik.

4. AC Mobil

Abu vulkanik yang masuk dapat terbawa ke dalam sirkulasi AC, menghambat aliran udara, dan mengganggu kinerja perangkat AC. Selain itu, debu yang masuk ke kabin dapat menurunkan kualitas udara yang dihirup oleh penumpang.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Jika terpaksa berkendara saat abu masih turun, segera cek kembali mobil Anda

Segera bersihkan kabin mobil setelah melewati daerah terdampak abu vulkanik, terutama area sekitar dasbor dan kolong dek depan yang berkaitan dengan sirkulasi udara AC mobil. Jangan ragu untuk mengganti filter kabin meskipun belum memasuki jadwal penggantian apabila kondisinya sudah kotor.

5. Rem Mobil

Biasanya terdapat tanda seperti bunyi mendecit atau rem terasa kurang pakem sebagai indikator adanya masalah. Jangan menunggu hingga kinerja rem semakin menurun. Segera bawa mobil ke bengkel Auto2000 terdekat untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan.

6. Sensor-sensor Mobil

Rata-rata, sensor mobil dipasang di lokasi yang sulit dijangkau sehingga tidak dapat dicek secara visual. AutoFamily juga belum tentu dapat mendeteksi masalah tanpa bantuan perlengkapan khusus.

Related Article

Related Category