OtoHub.co- Penyesuaian atau kenaikan harga sparepart mulai dari suku cadang (sparepart) hingga oli mesin sudah terjadi.
Dua faktor utama yang menjadi pemicunya adalah kenaikan biaya bahan baku dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Betul kenaikan harga sparepart antara 15% hingga 30% untuk berbagai jenis komponen dan pelumas," beber salah satu bengkel di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan.
"Tapi kami sangat hati-hati dalam menaikkan harga sparepart dan pelumas, kita pirit-pirit begitulah kira-kira, biar konsumen juga nggak kaget," tambahnya.
Baca Juga:
Mitsubishi Ekspansi ke Sumatera Barat, Resmikan Dealer Pertama di Bukittinggi
Meskipun pelaku industri berupaya menjaga harga agar tidak terlalu membebani daya beli masyarakat, penyesuaian harga tetap tidak terhindarkan demi keberlangsungan bisnis.

Intan Vidiasari Group Head of Marketing Communication & PR PT MMKSI
Nah bagaimana dampaknya dengan bengkel resmi, apakah berdampak pada harga sparepart termasuk oli untuk line-up mobil Mitsubishi?
Intan Vidiasari, Group Head of Marketing Communication & PR PT MMKSI mengatakan, terkait perkembangan kondisi ekonomi global dan fluktuasi biaya bahan baku maupun logistik, MMKSI secara berkala melakukan evaluasi terhadap harga suku cadang dan produk aftersales lainnya agar tetap dapat menjaga kualitas layanan dan ketersediaan produk bagi konsumen.
Ia menambahkan, untuk produk lubricants (pelumas), saat ini memang terdapat rencana penyesuaian harga .
"Direncanakan berlaku mulai Juni mendatang, mengikuti kondisi pasar dan ekonomi global," ujar Intan saat dihubungi lewat pesan singkat.
Sementara itu, untuk harga suku cadang Mitsubishi Motors sendiri saat ini belum ada rencana penyesuaian harga kembali. "Mengingat sebelumnya telah dilakukan adjustment pada Mei lalu sesuai dengan kondisi ekonomi yang terjadi," imbuh Intan.
Program Aftersales
"Sedangkan untuk biaya servis kendaraan, pada dasarnya mengikuti kebijakan masing-masing dealer resmi Mitsubishi Motors, meskipun secara umum harga yang diberikan relatif seragam karena mengacu pada standar layanan dan perawatan resmi Mitsubishi Motors," terang Intan lagi.

Program aftersales, salah satunya Paket SMART
Ini yang menarik, "Namun demikian, Mitsubishi Motors juga terus berupaya memberikan kemudahan dan value lebih kepada konsumen melalui berbagai program aftersales, salah satunya Paket SMART," ujar Intan.
Program ini memberikan keuntungan berupa free service dan perawatan berkala dengan penggunaan genuine parts dan Mitsubishi Motors Genuine Oil, termasuk biaya jasa dan beberapa item suku cadang tertentu, hingga 50.000 km atau 4 tahun (tergantung model kendaraan dan mana yang tercapai lebih dahulu).
"Dengan adanya program ini, konsumen dapat menikmati biaya perawatan yang lebih hemat, transparan, dan terjamin kualitasnya di bengkel resmi Mitsubishi Motors," tukas Intan.

Yosi Setyo

















