OtoHub.co - Mitsubishi Xforce kini dilengkapi dengan teknologi hibrida, mengandalkan mesin bakar serta motor listrik untuk memggerakkan mobil.
Berbeda dengan versi Mitsubishi Xforce Internal Combustion Engine (ICE) dengan mesin 1.500 cc, versi hybrid ternyata menggunakan mesin lebih besar kapasitasnya, yakni 1.600 cc.
Kombinasi mesin dan motor listrik ini menghasilkan tenaga yang signifikan.
Mesin 1.600 DOHC MIVEC menghasilkan tenaga 107 ps dan torsi 134 Nm, sedangkan motor listriknya lebih besar lagi, tenaganya 116 ps dan torsi 255 Nm.
Ditambah lagi, Xforce terbaru dengan teknologi hybrid generasi kedua ini juga dilengkapi baterai yang lebih besar dari pesaingnya, yakni 1,1 kWh.
Dengan kapasitas baterai yang lebih besar, memungkinkan Xforce bisa melaju hanya mengandalkan motor listrik saja lebih jauh.
Saat kami rasakan memang ketika kecepatan rendah, motor listrik bekerja dengan sangat halus. Bahkan ketika perpindahan dari mode EV lalu mesin menyala, hampir tidak terasa perbedaannya.
Bahkan Rifat Sungkar, brand ambassador Mitsubishi Indonesia sudah tes langsung kalau dengan satu tangki 42 liter, bisa membawa Xforce lebih dari 1.000 km.
"Targetnya 1.000 km sampai Banyuwangi (Jawa Timur), tapi ternyata masih bisa sampai Bali, total 1.172 km," ujarnya.

Interior Mitsubishi Xforce Hybrid dengan tuas shift by wire
Baca Juga:
Harga Mitsubishi New Xforce Hybrid Dirilis, Bisa Menempuh Jarak 1.000 Km Sekali Isi Bensin
Menariknya juga, Mitsubishi Xforce ini juga dilengkapi dengan 7 mode berkendara. Untuk mode berkendara Normal, Wet, Tarmac, Gravel dan Mud mungkin sudah biasa di Xforce. Tapi ada tambahan lagi buat versi hybrid, yakni EV mode dan Charge Mode.
Mode yang disebut terakhir untuk saat ini memang tidak ada di rivalnya. Dengan Charge Mode memungkinkan kita untuk mengisi baterai saat mesin menyala sehingga saat dibutuhkan kita hanya bisa melaju dengan EV mode.
Tak hanya pembaruan dari teknologi hybrid, namun Xforce juga ada beberapa yang beda. Misal dari desain gril lengkap dengan emblem HEV lalu pelek yang desainnya lebih tertutup serta lampu belakang dengan mika clear sebagai ciri khas versi hybrid.
Perbedaan ternyata dirasakan dari unsur kenyamanan. Set suspensi kini dibuat lebih lembut. Saat melalui di tol MBZ terasa bantingan suspensi lebih nyaman utamanya untuk bagian belakang.
Dengan segala ubahannya, Mitsubishi Xforce HEV dijual dengan harga Rp 445 juta. Bisa dibilang dibanding rival SUV hybrid sekelas asal Jepang, Xforce masih jadi yang paling terjangkau.

Set suspensi baru di Mitsubishi Xforce Hybrid

Aries Aditya




















