OtoHub.co - Jelang peluncuran resminya di Indonesia pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, iCAR meraih rating keselamatan 5-Star ASEAN NCAP.
Berada di bawah naungan Chery Group, iCAR hadir sebagai merek otomotif dengan desain berkarakter dan teknologi yang relevan, menawarkan pilihan mobilitas yang lebih ekspresif dan selaras dengan gaya hidup generasi berjiwa muda.
Semua ini berangkat dari filosofi "i" dibalik nama iCAR yang memiliki berbagai makna.
Diiantaranya, intelligence, internet, innovation, individual, inspiration, dan information, yang menjadi landasan panduan iCAR dalam menghadirkan solusi mobilitas yang cerdas dan relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Pencapaian rating keselamatan 5-Star ASEAN NCAP yang diumumkan pada 26 Desember 2025 ini menjadikan V23 sebagai kendaraan boxy pertama yang meraih predikat tersebut, sekaligus menegaskan keseriusan iCAR dalam menghadirkan kendaraan yang andal bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga:
Hasil Uji Tabrak ASEAN NCAP, Chery Tiggo 7 PHEV Meraih Skor Tertinggi Bintang 5
iCAR meraih nilai yang mencakup empat area, mulai dari Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection), Perlindungan Penumpang Anak (Child Occupant Protection), Bantuan Keselamatan (Safety Assist), dan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (Motorcyclist Safety).

Perlindungan Penumpang Dewasa dan Perlindungan Penumpang Anak
Dalam kategori AOP, V23 mencatatkan performa impresif dengan skor 31,77 poin dan tingkat keberhasilan mencapai 99%.
Pada uji benturan frontal 40% dengan kecepatan 64 km/jam terhadap penghalang aluminium yang dapat berubah bentuk, airbag bagian depan langsung mengembang sesuai standar keselamatan, sementara sistem tegangan tinggi secara otomatis dinonaktifkan.
Battery pack tetap utuh dan terlindungi, tanpa adanya indikasi asap, api, maupun kebocoran.
Lalu lampu peringatan bahaya juga aktif sebagaimana mestinya, dan pilar A/B/C/D tetap mempertahankan integritas strukturalnya.
Ruang kabin di bagian penumpang terjaga dengan baik, serta pintu kendaraan tidak terkunci dan dapat dibuka secara normal, memastikan perlindungan optimal bagi seluruh penumpang.
Tak hanya itu, V23 juga menunjukkan kinerja unggul dalam uji benturan bagian samping pada kecepatan 50 km/jam dengan meraih nilai sempurna, yakni 8 poin.
Dalam pengujian ini, kendaraan ditabrak oleh penghalang bergerak seberat 950 kg dengan tinggi 500 mm dan lebar 1.500 mm.
Airbag bagian samping pun mengembang secara tepat waktu, memberikan ruang yang memadai dan menjaga keselamatan penumpang secara menyeluruh.

iCAR sebanyak 18% struktur bodinya menggunakan baja cetak panas
Performa unggul V23 didukung oleh konstruksi bodi yang kokoh serta sistem keselamatan yang dirancang secara menyeluruh.
Sebanyak 18% struktur bodinya menggunakan baja cetak panas, sementara 70% lainnya terdiri dari baja berkekuatan tinggi.
Seluruh varian V23 juga telah dilengkapi enam airbag sebagai standar, serta sabuk pengaman berteknologi pretensioner dan pembatas beban untuk kursi depan maupun belakang.
Dalam berbagai skenario benturan, baik dari depan, samping, maupun saat kendaraan terguling, seluruh fitur ini bekerja secara terpadu untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi seluruh penumpang.
Child Occupant Protection atau COP menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian ASEAN NCAP.
Karena menguji kemampuan kendaraan dalam mengakomodasi kursi keselamatan anak yang tersedia di pasar lokal, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi anak-anak saat terjadi kecelakaan.
Pengujian ini menggunakan kursi anak untuk usia 18 bulan dan 3 tahun. Dalam kategori ini, V23 meraih skor 42,5 poin, mencerminkan performa perlindungan anak yang sangat baik.
Sementara itu, pada kategori Safety Assist (SA), iCAR V23 dibekali sistem persepsi 1V3R yang terdiri dari satu kamera depan 8MP dan tiga radar gelombang milimeter.

Sistem keselamatan, BSD (Blind Spot Detection)
Sistem ini mampu mendeteksi potensi risiko tabrakan dan memberikan input yang andal bagi fungsi AEB (Autonomous Emergency Braking).
Berkat kelengkapan fitur keselamatan aktif tersebut, V23 berhasil meraih 18 poin di kategori ini, sekaligus mencatatkan nilai sempurna pada pengujian AEB City dan AEB Inter-Urban.
Lanjut ke pengujian, sistem BSD (Blind Spot Detection) pada V23 berperan penting dengan meraih skor 14 poin, termasuk 8 poin khusus pada kategori BSD.
Sistem ini memanfaatkan radar gelombang milimeter yang terpasang di kedua sisi bumper belakang untuk memantau area di belakang dan samping kendaraan secaraterus-menerus.
Saat kendaraan lain memasuki area blind spot dan berpotensi menimbulkan risiko, lampu peringatan pada spion akan menyala untuk memberi tahu pengemudi.
Jika lampu sein diaktifkan saat masih ada kendaraan di area blind spot, sistem juga akan memberikan peringatan tambahan berupa suara dan lampu berkedip, mengingatkan pengemudi untuk menunda perpindahan jalur.
iCAR V23 mencatatkan skor total 91,02 poin dan berhasil meraih sertifikasi bintang lima ASEAN NCAP.
Gimana, kira-kira berminat meminangnya?

Yosi Setyo
















