OtoHub.co - Akhirnya, Taksi Green SM, bermitra dengan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) meluncurkan program pelatihan keselamatan berkendara dan standar profesionalisme pengemudi Green SM.
Inisiatif ini dimulai dengan lebih dari 300 mitra pengemudi dan direncanakan akan diperluas hingga sekitar 7.000 peserta di seluruh Indonesia tahun ini.
Diselenggarakan mulai 18 Mei 2026 di Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Serpong.
Program ini membekali para peserta dengan pelatihan langsung dalam teknik mengemudi defensive, penanganan darurat, etika berkendara profesional, dan peraturan lalu lintas Indonesia.
Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia menyampaikan, para mitra pengemudi adalah representasi Green SM di setiap perjalanan yang mereka tempuh.
Baca Juga:
Terungkap, KNKT Bongkar Peran Taksi Green SM dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
Ia menambahkan, "Melalui program ini, kami ingin meningkatkan keterampilan berkendara, kesadaran keselamatan, dan profesionalisme mereka dalam melayani, sekaligus terus meningkatkan pengalaman yang kami hadirkan bagi pelanggan di seluruh Indonesia."

Taksi Green SM Komit Tingkatkan Keselamatan di Jalan Lewat Pelatihan Korlantas
"Bagi Green SM, keselamatan bukan sekadar standar operasional, melainkan komitmen jangka panjang yang menjadi landasan dalam setiap layanan yang kami kembangkan," tegas Deny.
"Kami merasa terhormat bermitra dengan Korlantas Polri dan berharap kolaborasi ini membawa manfaat nyata, bagi para pengemudi kami maupun masyarakat luas," ujar Deny.
Inisiatif ini memadukan pembelajaran di kelas dengan latihan praktik langsung di lapangan, yang dilaksanakan di salah satu fasilitas keselamatan berkendara terkemuka di Indonesia.
Program ini mencerminkan komitmen jangka panjang Green SM dalam membangun jaringan pengemudi yang profesional, sekaligus mendorong pengalaman mobilitas yang lebih aman dan standar layanan yang lebih tinggi bagi masyarakat Indonesia.

Driver Taksi Green SM, meningkatkan keterampilan berkendara, kesadaran keselamatan, dan profesionalisme mereka dalam melayani
Sekedar informasi, sejak diluncurkan di Indonesia pada Desember 2024, Green SM telah menjalankan program pelatihan internal secara rutin bagi mitra pengemudi, dengan fokus pada praktik mengemudi aman, penanganan situasi nyata di jalan, standar pelayanan pelanggan, dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Melalui kemitraan ini, Green SM bertujuan untuk lebih memperkuat dan menstandardisasi inisiatif pelatihannya, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesadaran keselamatan jalan secara lebih luas di Indonesia.
Per April 2026, kendaraan Green SM telah menempuh lebih dari 109 juta kilometer di seluruh Indonesia.
Seiring terus berkembangnya perusahaan, Green SM tetap berfokus pada pengembangan kemampuan pengemudi dan peningkatan kualitas layanan, demi menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih aman dan andal.
Keselamatan tetap menjadi salah satu prioritas utama dalam operasional Green SM, mencakup pelatihan pengemudi, standar layanan, dan pengalaman pelanggan secara keseluruhan di setiap perjalanan.

Pelatihan mengemudi driver taksi Green SM di Serpong
Korlantas Polri, otoritas nasional yang bertanggung jawab atas manajemen lalu lintas, penegakan hukum, dan edukasi keselamatan jalan di seluruh Indonesia, mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendorong praktik berkendara yang lebih aman dan disiplin di seluruh penjuru negeri.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., mengatakan, pelatihan ini sebagai wujud untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
"Kerja sama peningkatan kemampuan pengemudi ini penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas pengemudi, karena aspek pengemudi ini penting. Semoga inisiatif ini bisa menjadi percontohan," ujar Kakorlantas Polri Agus.
Program ini menandai langkah awal yang penting dalam kolaborasi antara Green SM dan Korlantas Polri.
Kedua pihak berharap dapat menjajaki inisiatif tambahan di masa mendatang untuk mendorong praktik berkendara yang bertanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi ekosistem transportasi Indonesia yang terus berkembang.
Nah, gitu dong!

Yosi Setyo

















