Panjang Mana Usia Komponen Mobil Diesel Pakai Biosolar atau Solar Non-subsidi?

Review Niko Fiandri
Jumat, 24 April 2026 17:00:00
Andhika A/OtoHub.co

Ilustrasi penggantian filter solar Innova Reborn Diesel

OtoHub.co Punya mobil diesel generasi di atas 2015 pilih pakai Biosolar atau Solar non-subsidi?

Pertanyaan di atas mungkin enggak akan muncul sebelum April 2026. 

Biosolar harganya Rp 6.800/liter, sedangkan Solar non-subsidi dijual Rp 14.200/liter untuk jenis Dexlite atau Pertamax Dex dibanderol  14.500/liter sebelum bulan ini. 

Tapi, April 2026 kenaikan Solar non-subsidi naik menjadi di atas Rp 23 ribu/liter. 

Biasanya isi 30 liter Solar non-subsidi keluar duit minimal Rp 426.000, sekarang jadi minimal Rp 690.000. 

Kenaikan ini apa masih bertahan dengan tetap pakai Solar nonsubsidi atau solar subsidi?

"Pakai solar non-subsidi untuk mobil diesel generasi sekarang bisa lebih bagus. Perawatan cukup mengikuti sesuai jadwal perawatan pabrikan," beber Dwi Widodo, Adviser Teknik ESA Diesel, bengkel spesialis diesel di Solo, Jawa Tengah. 

Leo, panggilan akrab Dwi Widodo, mengatakan pakai solar Cetan Number (CN) minimal 53 faktanya menguntungkan pemilik mobil. 

"Banyak saya temui filter solar cokelat bening yang pakai Solar bukan Biosolar meski sudah lewat 20.000 km. Ini aman injektornya," beber Leo yang juga salah satu pendiri ESA Diesel.

Perawatan dan penggantian filter solar jadi dasar untuk menjaga kondisi suplai solar tetap optimal ke ruang bakar. 

Usia injektor assy bisa tahan lama kalau mesin diesel rajin minum solar non-subsidi.   

Kalau mau menghemat tapi harus lebih cepat servis berkala, terutama penggantian filter solar. 

"Saya punya Innova Reborn 2022. Sering pakai Biosolar. Tapi, penggantian filter usahakan sebelum per 5.000 km," kata Eko. 

Sekali ganti filter solar sekitar Rp 250.000 kalau sering pakai solar subsidi atau dikenal dengan sebutan solbus (solar busuk) oleh banyak pemakai mobil diesel.

Berarti Rp 1 juta saat pemakaian 20.000 km dengan penggunaan Biosolar, sedangkan diesel yang pakai solar nonsubsidi cukup ganti per 20.000 km untuk filternya. 

Masalahnya, masih ada saja pengguna diesel generasi terbaru yang pakai Biosolar sering kelewatan ganti filter solar.

"Biosolar sulfurnya tinggi. Bikin penyumbatan di lubang injektor untuk mobil diesel generasi terbaru. Banyak nangani mobil yang injektor diesel mobil di atas 2015 mampet karena keseringan pakai Biosolar," ulas Leo. 

Kerusakan injektor bisa menguras kantong sampai Rp 10 jutaan.  

"Itu biaya kalau kerusakan 1 injektor assy kalau sudah fatal. Kalau yang rusak dua injektor jadi berapa? Ini banyak terjadi. Belum 100 ribu km sudah kena," kata Leo. 

Kasus terendah akibat selalu isi Biosolar dan sering lupa mengganti lebih cepat filter solar minimal keluar duit Rp 2 jutaan.    

Biaya perbaikan Rp 2 jutaan menyangkut beberapa komponen. 

"Level perbaikan terendah karena sering pakai Biosolar seperti nozel dan driver injektor. Tapi, ini kondisi kalau masih bisa diperbaiki," tutup Leo. 

Bagikan

Baca Artikel Asli