News Yosi SetyoYosi Setyo Senin, 15 Juni 2026 11:31:19

Bukan Isu, Suzuki Indonesia Angkat Bicara Soal Penyesuaian Harga Suku Cadang dan Oli

Bukan Isu, Suzuki Indonesia Angkat Bicara Soal Penyesuaian Harga Suku Cadang dan Oli
Istimewa (Suzuki)

Counter spare parts dan aksesori genuine Suzuki di IIMS 2026

OtoHub.co - Dalam beberapa bulan terakhir, pemilik kendaraan di Indonesia mulai merasakan peningkatan biaya saat melakukan perawatan rutin di bengkel. 

Fenomena kenaikan harga suku cadang (sparepart) dan oli mobil ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan dampak berantai dari kondisi ekonomi global dan domestik yang saling berkaitan.

Mulai dari naiknya bahan baku pembuatan sparepart sampai pelemahan nilai tukar rupiah.

Nah bagaimana dengan produk sparepart komponen mobil Suzuki?

Christiana Yuwantie, Asst to Aftersales Department Head of Spareparts PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, penyesuaian harga suku cadang tahunan telah berlaku efektif per April 2026. 

Baca Juga:

Suzuki Beri Jawaban Kebutuhan Logistik Nasional, Ada Mobil Niaga MBG, Ambulance Sampai Angkot Concept

"Sementara itu, khusus untuk pelumas (oli), kami menerapkan evaluasi yang lebih dinamis mengikuti fluktuasi harga minyak global," ujar Christiana, saat dihubungi OtoHub lewat pesan singkat (15/6).

Yosi Setyo/OtoHub.co

Para peserta juga bisa beli sparepart dengan promo menarik

"Meski terdapat dinamika, kami memastikan setiap penyesuaian dilakukan secara terstruktur demi menjaga acceptable price bagi konsumen," tegasnya.

Bisa dibilang akibat mata uang domestik melemah, biaya perolehan barang (COGS) di tingkat distributor meningkat, yang kemudian diteruskan ke harga jual di tingkat konsumen.

Misalnya oli mesin, merupakan produk turunan minyak bumi. Ketika harga minyak mentah (crude oil) global mengalami fluktuasi atau kenaikan akibat ketegangan geopolitik, biaya produksi pelumas otomatis ikut terkerek. 

Selain minyak bumi, bahan tambahan seperti cairan aditif yang mencakup porsi signifikan dalam komposisi oli juga mengalami kenaikan harga karena terganggunya rantai pasok global.

So, siap-siap rogoh kantong makin dalam ya sob

Related Article

Related Category