News Yosi SetyoYosi Setyo Rabu, 06 Mei 2026 08:36:03

Gubernur DKI Jakarta Pastikan Kendaraan Listrik Tetap Bebas Pajak dan Bebas Ganjil Genap

Gubernur DKI Jakarta Pastikan Kendaraan Listrik Tetap Bebas Pajak dan Bebas Ganjil Genap
OtoHub.co

(Ilustrasi) Mobil listrik

OtoHub.co - Pramono Anung Gubernur DKI Jakarta menjamin kendaraan listrik bebas pajak dan bebas ganjil genal.

Sikap Pramono sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terbaru beberapa waktu yang lalu yaitu Nomor 900.1.13.1/3764/SJ tentang pemberian insentif fiskal berupa pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan insentif untuk kendaraan listrik tetap berlanjut.

"Pemerintah Jakarta menetapkan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta pengecualian kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan listrik, tetap berlangsung di Jakarta," ujar Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta lewat akun resmi IG pribadi. 

"Ini adalah komitmen kami mendukung udara Jakarta yang lebih hijau dan sehat bagi warganya," lanjut Pramono. 

Baca Juga:

Nah Loh, Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Pemda Hapus Pajak Kendaraan Listrik

Hal senada juga dipastikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, melalui keterangan resminya, Selasa (5/5/2026). 

"Setelah terbit Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3764/SJ tentang pemberian insentif fiskal berupa pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, kebijakan Pemprov DKI Jakarta sejalan dengan ketentuan tersebut, yakni tetap memberikan insentif berupa pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai," tegas Lusiana.

Ia menambahkan, langkah ini diambil untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Jakarta. 

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, juga memastikan bahwa kendaraan listrik tetap mendapatkan keistimewaan bebas ganjil genap.

"Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen pengurangan emisi dan penguatan sistem transportasi perkotaan yang berkelanjutan," kata Syafrin. 

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu langkah untuk menekan polusi udara di Jakarta.

Nah catat nih gaes, meski demikian Syafrin menganjurkan masyarakat tetap untuk memanfaatkan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

Related Article

Related Category