News Panji MaulanaPanji Maulana Selasa, 17 Februari 2026 10:56:33

Heboh BYD Atto 1 Jadi Kendaraan Dinas Camat, Ini Alasan Pemkot Banjarmasin Pilih Mobil Listrik

Heboh BYD Atto 1 Jadi Kendaraan Dinas Camat, Ini Alasan Pemkot Banjarmasin Pilih Mobil Listrik
Istimewa

BYD Atto 1 akan digunakan Pemko Banjarmasin sebagai kendaraan operasional

OtoHub.co - Baru-baru ini heboh berita dari Pemko (Pemerintah Kota) Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan pengadaan 21 mobil listrik BYD Atto 1.

Menurut Instagram resminya @pemko_banjarmasin, mobil listrik itu untuk kendaraan dinas operasional Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Desa) hingga tingkat Camat demi pelayanan publik yang lebih optimal.

Lalu untuk anggaran, menggunakan APBD 2026 sebesar Rp 5 miliar yang dikucurkan untuk pengadaan 21 unit BYD Atto 1 (sekitar Rp 200 juta/unit).

Nah, yang masih banyak dipertanyakan adalah soal efisiensi anggaran dan kenapa harus memilih mobil listrik?

"Bukan gaya-gayaan, ini investasi jangka Panjang untuk penghematan anggaran + Udara lebih bersih," tulis @pemko_banjarmasin.

Lalu soal memilih mobil listrik dibanding jenis mesin mobil lainnya (hybrid, bensin atau diesel)? Pemerintah kota Banjarmasin menjelaskan lebih gamblang.

"Pajak super kecil, tekan pemborosan BBM, emisi nyaris nol (energi terbarukan), selaras kebijakan nasional," tulisnya lagi.

Yosi Setyo/OtoHub.co

BYD Atto 1 tipe Premium

Bahkan dipaparkan lebih detail lagi dengan membandingkan antara mobil listrik dan mobil konvensional.

Seperti dalam akunnya itu, dijabarkan kalau kendaraan listrik pajak rendah = 0,2% x NJKB, harga perawatan relatif lebih terjangkau.

Sedangkan kendaraan konvensional, dijelaskan, ganti oli, BBM + pajak tinggi (rutin munguras APBD), memerlukan perawatan rutin terhadap banyak komponen suku cadang.

"Sehingga kendaraan listrik lebih efisien secara anggaran, minim perawatan dan lebih rasional untuk jangka panjang," tulis @pemko_banjarmasin.

"Baru sekitar 20% masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik. Kami ingin jadi pematik perubahan," ujar Ahmad Zazuli, Kasubag Rumah Tangga Setdako Banjarmasin.

Spesifikasi BYD Atto 1

Nah, ada 2 tipe yang ditawarkan BYD Atto 1, yakni tipe Dynamic yang dipasarkan dengan harga Rp 199.000.000 (OTR Jakarta).

Tipe kedua yang merupakan varian paling tinggi adalah Premium seharga Rp 235.000.000 (OTR Jakarta).

Istimewa

Interior BYD Atto 1 Dynamic

Atto 1 punya dimensi panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm dan tinggi 1.580 mm, dengan wheelbase 2.500 mm dan ground clearance 120 mm.

Semua varian sudah dibekali lampu LED depan dan belakang, pelek 16 inci, layar sentuh 10,1 inci.

Dengan head unit layar sentuh 10,1 inci yang terhubung dengan Apple CarPlay dan Android Auto (nirkabel maupun kabel) untuk navigasi dan musik.

Pada Atto 1 juga terdapat Voice Command dengan bahasa Indonesia maupun Inggris, berguna untuk pengaturan AC dan lain sebagainya.

Sedangkan pada varian Premium, kenyamanan ditingkatkan dengan kursi pengemudi yang dapat diatur secara elektrik, setir berlapis kulit dengan pengaturan tambahan telescopic, serta wireless charging.

Tipe Premium menyediakan 6 airbag, sementara pada Dynamic memiliki 4 airbag serta seat belt reminder di semua tipe.

Sistem pengereman dan stabilitas meliputi ABS, EBD, dan kontrol stabilitas elektronik yang dibantu oleh TPMS untuk memantau tekanan ban. Lantas kamera belakang dilengkapi 3 sensor parkir belakang.

Pada varian Premium, juga terdapat fitur jendela depan auto-up dan auto down memberi kemudahan saat membuka dan menutup jendela mobil.

Perbedaan lain yaitu soal DC Charging Power. Pada tipe Dynamic dibekali 30 kW, sementara versi Premium lebih besar, yakni 40 kW.

Atto 1 Dynamic punya kapasitas baterai 30,08 kWh dengan jarak tempuh 300 km. Sedangkan tipe Premium berkapasitas baterai 38,88 kWh yang diklaim bisa menempuh 380 km menurut pengukuran NEDC.

Yosi Setyo/OtoHub.co
Pengisian daya CCS2 BYD Atto 1 Premium

Lantas dibekali motor berjenis Permanent Magnet Synchronous yang menggerakkan roda depan.

Tenaga yang dihasilkan mencapai 75 PS (73 dk) dengan torsi puncak 135 Nm.

Tak ketinggalan, fitur fast charging DC juga tersedia, pengisian daya dari 30% ke 80% bisa selesai dalam waktu sekitar 30 menit.

Related Article

Related Category