OtoHub.co - Kebakaran tragis terjadi di jalan Lopis Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis kemarin (18/12).
Peristiwa tersebut menurut informasi terjadi pada pukul 20.14 WIB malam hari, dan menewaskan lima orang yang merupakan satu keluarga.
Penyebab sementara berasal dari mobil listrik, jika melihat rangka mobil tersebut diduga Wuling Binguo EV meledak saat proses pengisian daya.
Api cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar dan akses gang yang sempit, sehingga proses pemadaman memakan waktu hampir 12 jam dengan melibatkan 22 unit mobil pemadam dan 110 personel.
Saat ini, Tim Puslabfor Polri telah melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kebakaran secara ilmiah dan profesional.
Baca Juga:
Mobil Terbakar, Jangan Panik! Begini Cara Selamatkan Diri dan Penumpang
Tragedi kebakaran di Penjaringan, Jakarta Utara tersebut mendapat perhatian oleh pihak EVSafe Indonesia.
Dalam keterangan rilis yang kami terima, Pihak EVSafe Indonesia mengatakan, "Kejadian ini tidak bisa disederhanakan sebagai "mobil listrik terbakar."

Terjadi pada pukul 20.14 WIB malam hari, dan akibatnya menewaskan lima orang
Berdasarkan informasi awal dan pengamatan teknis, kebakaran tersebut jauh lebih mungkin dipicu oleh masalah instalasi listrik saat pengisian daya, yang kemudian diperparah oleh lingkungan sekitar yang penuh bahan mudah terbakar.
Charging Mobil Listrik Bukan Colokan Biasa
Menurut EVSafe, mengisi daya mobil listrik, khususnya dengan home charger berdaya sekitar 7 kW, membutuhkan arus listrik besar selama berjam-jam.
Ini sangat berbeda dengan penggunaan listrik rumah tangga biasa seperti setrika atau rice cooker.
"Karena itu, sistem pengaman listriknya harus benar-benar sesuai. Jika tidak, panas berlebih bisa muncul di kabel atau pemutus listrik (MCB), memicu percikan api," tegas EVSafe.
Laporan dari komunitas pengguna mobil listrik menunjukkan banyak adanya kasus MCB yang tidak sesuai kapasitas untuk pengisian daya mobil listrik, sehingga mengalami panas berlebih bahkan terbakar.
Dalam kondisi tertentu, MCB yang seharusnya melindungi justru bisa menjadi sumber masalah.
Bukan Thermal Runaway Baterai

Baterai MAB SF T01
Hal penting yang perlu ditegaskan, dari foto-foto kendaraan yang terbakar, tidak terlihat tanda-tanda kebakaran akibat kerusakan baterai (thermal runaway).
Dalam banyak kasus kebakaran baterai mobil listrik di berbagai negara, kendaraan biasanya hangus hampir seluruhnya, terutama di bagian bawah tempat baterai berada.
Api juga sangat sulit dipadamkan dan bisa menyala kembali berjam-jam kemudian.
"Pada kejadian di Penjaringan, pola kerusakan tidak menunjukkan ciri tersebut. Api justru cepat menyebar ke bangunan dan barang-barang di sekitar lokasi. Ini menguatkan dugaan bahwa api berasal dari luar baterai, bukan dari dalam baterai mobil listrik itu sendiri," tulis EVSafe pada rilisnya.
Lingkungan Sangat Berisiko
Fakta lain yang tidak bisa diabaikan adalah lokasi pengisian daya yang berdekatan dengan bahan mudah terbakar seperti thinner, cat, dan plastik.
Dalam kondisi seperti ini, percikan api kecil sekalipun dapat langsung berubah menjadi kebakaran besar. Kombinasi antara instalasi listrik yang tidak ideal dan lingkungan yang berbahaya inilah yang kemungkinan besar menyebabkan tragedi ini.

SPKLU tipe pole-mounted charger
Pelajaran dari tragedi Ini, peristiwa ini seharusnya menjadi peringatan bagi kita semua bahwa:
Pengisian daya mobil listrik harus dipasang oleh tenaga yang kompeten, dengan sistem pengaman yang sesuai.
Area pengisian daya tidak boleh bercampur dengan penyimpanan bahan mudah terbakar.
Edukasi keselamatan harus berjalan seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.
"Mobil listrik bukanlah ancaman. Yang berbahaya adalah instalasi yang tidak aman dan praktik yang keliru," tukas EVSafe.
Transisi menuju kendaraan listrik adalah langkah penting bagi masa depan Indonesia. Namun tanpa standar keselamatan yang jelas dan dipatuhi, risiko justru berpindah dari jalan raya ke dalam rumah.
Keselamatan pengisian daya harus menjadi prioritas, bukan pilihan.
Nah, jangan sembarang pasang Home Charging ya Gaes, carilah orang yang ahli dibidangnya!

Yosi Setyo
















