News Andhika ArthawijayaAndhika Arthawijaya Jumat, 05 Juni 2026 14:30:00

Semacam NCAP, Indonesian Road Safety Rating Diluncurkan, Pengujian Sepeda Motor dan Peranti Pendukungnya

Semacam NCAP, Indonesian Road Safety Rating Diluncurkan, Pengujian Sepeda Motor dan Peranti Pendukungnya
Andhika A/OtoHub.co

Peluncuran program Indonesian Road Safety Rating (IDRS-Rating) di kampus Politeknik APP - Kemenperin (4/6/2026)

OtoHub.co - Seperti kita ketahui, saat ini di beberapa lingkup negara, ada badan khusus yang menguji tingkat keselamatan kendaraan bermotor.

Salah satunya seperti NCAP atau kepanjangan dari New Car Assesment Program.

Kalau di Asia Tenggara namanya ASEAN NCAP, di Eropa yaitu Euro NCAP, Australia dinamai ANCAP, dan sebagainya.

Namun kendaraan yang diuji oleh badan pemeringkat keselamatan berkendara ini hanya roda empat atau mobil penumpang.

Metode pemeringkatannya berdasarkan serangkaian simulasi uji tabrak.

Istimewa

Ilustrasi uji tabrak Jetour T2 yang berhasil raih Bintang 5 ASEAN NCAP

Nantinya hasil uji tabrak tersebut dianalisa mengenai seberapa aman produk mobil keluaran baru tersebut terhadap keselamatan penumpangnya.

Kemudian hasil finalnya dijadikan acuan untuk memberi peringkat keselamatan pada mobil baru tersebut, berupa bintang 1 sampai 5.

Dari pemeringkatan tersebut diharapkan bisa jadi acuan bagi masyarakat yang hendak membeli mobil dengan tingkat keselamatan terbaik.

Di Indonesia sendiri beberapa mobil baru yang dipasarkan, rating keselamatannya paling sering mengacu pada ASEAN NCAP.

"Kalau untuk sepeda motor masih belum ada. Atas dasar itulah kami berinisiasi membuat sebuah program independen yang melakukan pemeringkatan keselamatan dari produk-produk yang terkait dengan jalan di Indonesia, khususnya sepeda motor dan produk pendukungnya," bilang Adrianto Sugiarto Wiyono, road safety enthusiast yang juga anggota technical committee ASEAN NCAP.

Andhika A/OtoHub.co

Adrianto Sugiarto Wiyono, road safety enthusiast yang juga anggota technical committee ASEAN NCAP saat menjelaskan mengenai program Indonesian Road Safety Rating

Badan pemeringkat keselamatan untuk sepeda motor dan produk pendukungnya ini dinamai Indonesian Road Safety Rating (IDRS-Rating).

Acara peluncurannya dilangsungkan di kampus Politeknik Negeri APP - Kemenperin di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan (4/6/2026).

Adapun aspek penilaiannya kata Rian, sapaan akrabnya, antara lain meliput kemampuan pengelakan tabrakan, visibiltas, hingga program pendukung.

Sementara untuk produk pendukungnya seperti Dashcam, aspek penilaiannya meliputi Fitur Dasar, Fitur Lanjut, dan ADAS.

Dengan poin penilain mulai 1,25 - 1,99 untuk mendapatkan rating bintang 1, hingga 4,5 - 5,00 untuk bintang 5.

Andhika A/OtoHub.co

(Ilustrasi) Aspek penilaian rating keselamatan produk sepeda motor pada program Indonesian Road Safety Rating

Menurut Rian, pembentukan program ini juga mengingat angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor di Indonesia termasuk paling tinggi dibanding negara-negara lain.

Namun hal tersebut kata Rian bukan berarti produk sepeda motor yang ada di Indonesia tingkat keselamatan kurang baik.

Karena sangat berkaitan pula dengan faktor manusia atau pengendaranya, seperti pengetahuan tentang safety riding, cara dia berkendara, dan sebagainya.

Namun paling tidak program ini kata pria yang juga salah satu dosen Prodi Logistik di Politeknik Negeri APP - Kemenperin ini, diharapkan dapat membantu konsumen dalam memilih produk yang berkeselamatan jalan.

"Sebaliknya bagi produsen, pemeringkatan ini bisa dijadikan acuan untuk dapat meningkatkan produknya agar lebih berkeselamatan sesuai dengan harapan konsumen di Indonesia," jelasnya.

Related Article

Related Category