News Yosi SetyoYosi Setyo Jumat, 20 Maret 2026 17:30:00

Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Budayakan Antre Saat Terjadi Kemacetan di Jalur Mudik

Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Budayakan Antre Saat Terjadi Kemacetan di Jalur Mudik
Istimewa

Iring-iringan mobil berplat dinas, membelah kemacetan di tol Layang MBZ, (19/3). Dengan Tot Tot Wuk Wuk

OtoHub.co - Viral di Medos, iring iringan mobil membelah kemacetan saat mudik di jalur tol layang MBZ (19/3) kira-kira pukul 10.30 WIB. 

Dalam video yang dibagikan seorang Netizen tersebut, iring iringan mobil ini ber-pelat dinas resmi. Ada Range Rover, Lexus dan lainnya.

Nah menanggapi hal tersebut, ada Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk yang viral di media sosial menjadi sorotan publik terkait penggunaan sirine dan strobo oleh kendaraan pejabat maupun sipil. 

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyatakan siap menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga:

Kebijakan One Way Efektif Urai Kemacetan, Pemudik Puji Skema Satu Arah di Tol Trans Jawa

Kakorlantas juga menegaskan pihaknya sudah menghentikan penggunaan pengawalan dengan sirine dan strobo karena dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

Istimewa

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum

"Saya, Kakorlantas, saya bekukan untuk pengawalan menggunakan suara-suara itu karena ini juga masyarakat terganggu, apalagi padat," ujarnya.

Kakorlantas menjelaskan bahwa aturan penggunaan sirine dan strobo memang ada, namun penerapannya tidak boleh semena-mena.

"Ini kita evaluasi biarpun ada ketentuannya pada saat kapan menggunakan sirene termasuk tot tot," jelasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi terhadap suara publik yang mendorong tertibnya penggunaan fasilitas jalan tersebut.

"Dan ini saya terima kasih untuk masyarakat. Untuk Korlantas, sementara kita bekukan. Semoga tidak usah harus pakai tot tot lagi lah," imbuhnya.

Related Article

Related Category