OtoHub.co - Mengawali tahun 2026, tentu mobil yang setelah diajak jalan jauh selama liburan akhir tahun 2025 ditambah 1 tahun mobilitas mobil tak terbatas, ada komponen yang patut dipantau.
Salah satu komponen yang patut diperhatikan tersebut adalah transmisi otomatis atau matik pada mobil.
Pasalnya, komponen mekanis yang bekerja secara terus menerus meski telah dilumasi oli tetap berpotensi mengalami keausan serta penumpukan residu gesekan.
Baca Juga:
Ngeri Palsu, Beli Oli Pertamina Asli Sekarang di E-commerce Resmi Aja!
Nah salah satu komponen vital yang kerap luput dari perhatian adalah transmisi otomatis.
Jadi di dalam gearbox, gesekan antar komponen dapat menghasilkan serpihan logam halus atau disebut gram.

(Ilustrasi) Kuras dan isi oli matic baru pakai mesin flushing
Jika dibiarkan menumpuk, endapan ini berisiko mengganggu kinerja transmisi, menurunkan respons perpindahan gigi, hingga mengurangi kenyamanan berkendara.
Umumnya, perawatan transmisi dilakukan melalui penggantian oli sesuai interval. Namun pada kondisi tertentu, penggantian oli saja dinilai belum cukup optimal untuk membersihkan kotoran yang mengendap di bagian internal gearbox.
"Penggantian oli transmisi secara reguler terkadang belum mampu membersihkan sisa gram yang mengendap di dalam gearbox. Karena itu dibutuhkan proses
flushing atau pembersihan menyeluruh agar ruang kerja transmisi benar-benar bersih dan performanya kembali maksimal," ujar Mohan Kurniawan, Kepala Bengkel Astra Peugeot Surabaya, Jawa Timur.
Ia menjelaskan, proses flush transmisi otomatis menjadi salah satu perawatan penting pada semua merek mobil, salah satunya Peugeot yang sebagian besar telah mengadopsi transmisi otomatis.
Untuk mobil bertransmisi otomatis, proses flush transmisi disarankan dilakukan setiap 40.000 kilometer, untuk mobil Peugeot.

Ruang gearbox transmisi matik
Interval ini tergolong panjang karena metode flush berbeda dengan penggantian oli transmisi pada umumnya.
Pada proses ganti oli biasa, volume oli yang terganti umumnya hanya sekitar 4 liter, yakni oli yang berada di bak penampungan.
Sementara itu, flush transmisi menggunakan alat khusus yang mampu menguras oli secara menyeluruh hingga sekitar 8 liter, termasuk oli yang tersimpan di dalam torque converter serta saluran internal gearbox.
"Dengan proses flush, pelumas lama yang sudah terkontaminasi benar-benar terkuras, termasuk gram yang menempel di dasar dan komponen internal gearbox.
Hasilnya, transmisi menjadi lebih bersih dan responsnya kembali optimal," jelas Mohan.

(Ilustrasi) Mesin flushing dua arah milik bengkel Wijaya Motor Bogor
Nah untuk memastikan proses flush transmisi berjalan optimal dan sesuai standar pabrikan, mohan menyarankan pemilik kendaraan melakukan perawatan
tersebut di bengkel resmi Astra Peugeot.
Selain menggunakan peralatan khusus Flush Autogearbox, pengerjaan dilakukan oleh teknisi tersertifikasi yang memahami karakter transmisi kendaraan secara menyeluruh.
Oiya saat ini, layanan flush transmisi otomatis tersedia di jaringan bengkel resmi Astra Peugeot.
Pemilik kendaraan juga dapat melakukan konsultasi terkait kondisi transmisi guna memastikan performa kendaraan tetap prima dalam jangka panjang.

Yosi Setyo
















