OtoHub.co - Akhir-akhir ini cuaca tak menentu, dari tadinya terik panas tiba-tiba turun hujan.
Nah, perubahan cuaca yang tidak menentu saat musim pancaroba membuat pengendara harus lebih memperhatikan kondisi kendaraan, terutama komponen yang berkaitan dengan visibilitas saat berkendara.
Salah satu yang kerap luput dari perhatian adalah wiper, washer dan nozzle.
Padahal, ketiga komponen tersebut memiliki peran penting untuk menjaga pandangan pengemudi tetap optimal ketika hujan turun tiba-tiba maupun saat kaca depan dipenuhi debu dan kotoran jalan.
Baca Juga:
Tips Aman Melewati Genangan Banjir Agar Mobil Tidak Bermasalah
"Banyak pemilik kendaraan fokus pada mesin atau ban, namun melupakan komponen kecil seperti wiper dan washer. Padahal keduanya sangat penting untuk keselamatan berkendara, terutama di musim pancaroba," ujar Rafii Sinurat, Head of After Sales Astra Peugeot.

Musim hujan masih berlangsung, cek air wiper dan karet wiper agar tidak menggangu visibilitas
Karet wiper yang mulai mengeras atau robek biasanya ditandai dengan sapuan yang tidak bersih, meninggalkan garis air, hingga muncul bunyi berdecit saat digunakan.
Jika kondisi ini dibiarkan, visibilitas pengemudi dapat terganggu ketika hujan deras turun. Selain kondisi wiper, cairan washer juga perlu mendapat perhatian khusus.
Masih banyak pengguna kendaraan yang mengisi tabung washer menggunakan air biasa, padahal hal tersebut tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang.
Nah penggunaan cairan khusus washer atau windshield washer fluid agar sistem washer tetap bersih dan bekerja optimal.
Cairan tersebut membantu membersihkan debu, minyak, serta kotoran pada kaca depan tanpa meninggalkan kerak pada saluran maupun nozzle washer.

Gunakan cairan khusus washer atau wiper fluid
"Penggunaan air biasa berpotensi menimbulkan endapan pada saluran washer sehingga semprotan menjadi tidak maksimal. Washer fluid diformulasikan untuk membantu menjaga kebersihan sistem sekaligus membuat kaca lebih bersih saat digunakan," lanjut Raffi.
Idealnya, pemeriksaan wiper dilakukan secara berkala, terutama menjelang musim hujan. Penggantian karet wiper umumnya disarankan setiap 6 hingga 12 bulan tergantung intensitas pemakaian dan kondisi cuaca.
Selain itu, pemilik kendaraan juga disarankan memastikan arah semprotan nozzle washer tetap presisi dan pompa washer bekerja normal agar mampu membantu menjaga visibilitas ketika berkendara di tengah hujan maupun jalan berdebu.
Terkadang bila tidak memperhatikan arah semprtotan nozzle air yang harusnya mengarah ke kaca untuk membersihkan debu atau air hujan, malah mampir ke mobil samping kiri atau kanan. Bahkan terkadang nyemprot ke mobil tetangga yang sedang parkir.
Jadi harapannya pemilik kendaraan untuk melakukan pemeriksaan berkala di bengkel resmi. Langkah ini agar seluruh sistem pendukung keselamatan dan kenyamanan berkendara dapat diperiksa secara menyeluruh oleh teknisi berpengalaman.
Tidak hanya wiper, performa motor penggerak peranti ini diharapkan masih optimal saat servis di bengkel.
Alhasil, dengan perawatan sederhana dan rutin, kenyamanan dan keselamatan berkendara selama musim pancaroba dapat tetap terjaga.

Yosi Setyo

















