Review Yosi SetyoYosi Setyo Selasa, 17 Maret 2026 07:30:00

7 Komponen Wajib Dicek Sebelum Mudik, Ingat Kondisi Sopir Juga Penting

7 Komponen Wajib Dicek Sebelum Mudik, Ingat Kondisi Sopir Juga Penting
Istimewa

Ilustrasi: Kemacetan lalu lintas di gerbang tol saat mudik Lebaran

OtoHub.co - Perjalanan darat menjadi sarana yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia saat akan mudik Lebaran, terutama untuk perjalanan mudik, menjelang Lebaran 2026.

Khusus untuk Jabodetabek, Jasa Marga memprediksi sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol (GT) utama selama Libur Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026.

Bisa dibayangkan eforia perjalanan mudik menggunakan mobil nanti akan penuh kegembiraan.

Sedangkan untuk jalur yang akan digunakan adalah jalan tol trans Jawa, jalur utara dan selatan.

Baca Juga:

Gelombang Mudik Idulfitri 1447 H, Terpantau 650 Ribu Kendaraan Keluar dari Jabodetabek

"Mobil bila dirawat sesuai dengan buku manual bengkel resmi. Tentu kondisi mobil akan selalu prima", buka Agung Pariyana, Service Manager Mazda Bintaro sektor 7, Tangerang Selatan. 

Tetapi ada baiknya mempersiapkan dengan teliti mobil sebelum dibawa jarak jauh. Apalagi bila saat mudik nanti mobil membludak, bisa jadi saat perjalanan akan terjadi kemacetan.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Cek kondisi oli mesin

Nggak asyik dong saat perjalanan karena kurang pengecekan mobil jadi bermasalah.

Nah.. pengecekan bisa dilakukan setelah mobil dicuci, berikut beberapa komponen atau bagian mobil yang wajib diperiksa!

1. Oli mesin

Fungsi utama oli mesin adalah sebagai pelumas yang melindungi mesin dari gesekan antar komponen.

"Lantaran sifat kimia oli mesin akan berubah seiring waktu. Apalagi saat mobil akan dugunakan mudik, ditambah bila terjadi kemacetan yang mengakibatkan mobil akan diam cukup lama atau stop and go. Tentu kinerja oli akan lebih berat dan cepat panas. Sehingga performanya juga akan berkurang dan tidak akan optimal," beber Agung.

2. Rem

Perhatikan ketinggian tabung penyimpan minyak rem. Kalau berkurang, segera tambah dengan minyak rem yang spesifikasinya sesuai rekomendasi
pabrikan.

Yosi Setyo/OtoHub.co

Cek kondisi kampas rem, masih tebal atau tidak

"Untuk kampas rem biasanya tak harus selalu diganti dengan yang baru. Cukup dibersihkan dari kotoran dan pastikan ketebalannya masih layak pakai. Tapi jika dirasa sudah tidak nyaman sebaiknya segera ganti yang baru. Ingat ini perjalanan jauh, bukan seperti daily saat kita bekerja", wanti Wahono, Service Manager Auto2000 Radio Dalam, Jakarta Selatan.

3. Lampu

Jangan sampai lampu pada mobil sudah redup apalagi saat ingin bepergian jauh di malam hari. Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik.

4. Aki

Komponen ini juga perlu mendapat perhatian. Aki berfungsi untuk menyimpan dan menyuplai daya listrik bagi komponen lain.

Jika terdapat masalah pada aki segera perbaiki pada bengkel terpercaya atau ganti baru jika sudah lemah. 

5. Radiator

Periksa kondisi air di radiator mobil. Jika perlu kuras radioator dan ganti dengan air yang baru, kalau perlu tambah dengan cairan pendingin radiator untuk performa yang lebih maksimal. 

Yosi Setyo/OtoHub.co

Cek lampu-lampu utama untuk berkomunikasi dengan mobil lain di perjalanan

6. AC

"Untuk mobil baru AC seharusnya kondisi masih aman. Tapi jangan pernah sepelekan tugas AC saat mobil dibawa mudik bersama keluarga. Di tengah panas terik, ternyata AC tidak dingin. Sangat tidak nyaman kan? Jadi tak salahnya untuk dicek kembali," ujar Wahono.

Saat berkendara pada waktu hujan, AC juga membantu menghilangkan embun di kaca depan yang bisa menggangu pandangan ke depan.

7. Ban

"Ban yang kondisinya sudah tidak layak pakai akan mengalami penurunan daya cengkram terhadap jalan. Kondisi ban seperti ini sangat berbahaya apalagi jika berkendara dalam keadaan hujan," jelas Zulpata Zainal, On Vehicle Test Manager PT. Gajah Tunggal Tbk.

Masih kata Zulpata, "Caranya cukup mudah untuk memeriksa kelayakan sebuah ban, lihat saja apakah ada retak dalam permukaan ban. Atau saat kita cek tapak ban sudah melewati tread sear indicator (TWI) segera diganti. Kondisi ban seperti ini jika tetap dipaksakan perjalanan jauh bisa berpotensi mengalami pecah ban."

Yosi Setyo/OtoHub.co

Ban yang kondisinya sudah tidak layak pakai akan mengalami penurunan daya cengkram terhadap jalan

"Nah bila kondisi ban aman, jangan lupa periksa juga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan," tambah Zulpata.

Sedangkan untuk ban cadangan atau ban serep jangan lupa untuk dirawat dibersihkan dari kotoran. Jangan lupa isi angin ban serep supaya siap bertugas ketika dibutuhkan.

Fisik dan Mental Pengemudi

Yosi Setyo/OtoHub.co

Saat menghadapi kemacetan kondisi fisik dan mental harus dijaga, untuk menjaga emosi saat berkendara

Mobil sudah siap, pengemudi atau driver bagaimana? 50% pengemudi saat melakukan perjalanan mudik bisa jadi bukan pengemudi tiap hari.

Pengemudi tiap hari pun belum tentu sering melakukan perjalanan jauh.

"Diprediksi 85% mobil di wilayah Jabodetabek akan melalui jalur tol trans jawa. Pastikan BBM full, E-money diisi nominal sesuai jarak tempuh, patuhi rambu-rambu lalu lintas, jaga emosi saat berkendara dan hati-hati saat melalui jalur tol yang baru," beber Agung.

"Ini penting! setelah perjalanan 4-5 jam sebaiknya melipir di rest area, untuk istirahat baik bagi pengemudi dan mobil. Menjaga eforia kegembiraan saat mudik harus dikontrol, fisik dan mental pengemudi terjaga tentu akan badan selalu fresh. Dan mobil juga akan selalu fit walau diajak perlajanan jauh," tukas Agung.

Related Article

Related Category